Sudin KPKP Jakbar Sterilisasi 200 Kucing Jantan di Tambora

  • 22 Jul 2026 18:47 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat mensterilisasi 200 kucing jantan lokal secara gratis di Aula Kantor Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Barat, Tanti mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian populasi kucing sekaligus meningkatkan kesejahteraan hewan.

“Sterilisasi untuk kucing peliharaan warga dan kucing liar yang didaftarkan oleh komunitas pecinta hewan. Total ada 200 kucing,” ujar Tanti kepada wartawan di lokasi.

Tanti menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan pelaksanaan keempat program sterilisasi hewan penular rabies (HPR) yang digelar Sudin KPKP Jakbar sepanjang tahun 206.

Menurut dia, selain mengendalikan populasi kucing, sterilisasi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan hewan serta mengantisipasi penyebaran penyakit, termasuk rabies.

Pelaksanaan sterilisasi inipun dilakukan oleh tim Sudin KPKP Jakarta Barat bekerja sama dengan Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

“Untuk pelaksanaan selanjutnya dan syarat-syarat lengkap, silakan pantau melalui akun Instagram Sudin KPKP Jakbar,” kata Tanti.

Sementara itu, Camat Tambora, Pangestu Aji, mengapresiasi program sterilisasi gratis tersebut karena memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu pengendalian populasi kucing liar di lingkungan permukiman, kawasan kantor kecamatan, maupun pasar.

“Selain kita semua bebas dari rabies, sebagai sesama makhluk Tuhan, kita harus memperlakukan kucing dengan semestinya dan menjaga mereka tetap sejahtera,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Farhan (57), warga Tambora, mengaku terbantu dengan adanya layanan sterilisasi gratis tersebut. Menurutnya, biaya sterilisasi di klinik hewan cukup mahal sehingga program pemerintah sangat meringankan beban pemilik hewan.

“Saya sangat apresiasi, karena memang biaya steril kucing di klinik hewan sekitar Rp500.000 sampai Rp600.000. Itu kan mahal sekali,” tuturnya.

Farhan mengaku saat ini memelihara empat ekor kucing di rumah. Selain itu, ia juga rutin memberi makan sejumlah kucing liar yang datang ke lingkungan tempat tinggalnya setiap pagi dan sore.

“Karena siapa lagi kalau bukan kita yang memberikan makan. Ada beberapa kucing yang setiap hari datang minta makan pagi dan sore,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....