Insiden di Proyek TMII, PAM Jaya Minta Moya Indonesia Bertanggung Jawab

  • 10 Jul 2026 19:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PAM Jaya (Perseroda) menyampaikan duka yang mendalam, atas wafatnya tiga pekerja subkontraktor, saat melakukan pekerjaan di saluran gorong-gorong, di depan Pintu III Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jalan Pintu 3 Keong Mas, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 9 Juli 2026.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, insiden diduga terjadi akibat kekurangan oksigen, atau adanya paparan gas di dalam saluran tempat pekerjaan berlangsung. “Kami sangat-sangat berduka, dan berempati atas korban meninggal dunia, yang terjadi saat pekerjaan konstruksi,” ujar Komisaris Utama PT PAM Jaya (Perseroda), Prasetyo Edi Marsudi, dalam keterangan resminya, Jumat, 10 Juli 2026.

Prasetyo mengatakan, PAM Jaya telah meminta PT Moya Indonesia, untuk melakukan investigasi dengan pihak terkait atas kejadian itu. Perseroan daerah itu juga telah menginstruksikan kepada PT Moya Indonesia, untuk bertanggung jawab dari insiden tersebut. “Kami telah meminta PT Moya bertanggung jawab penuh, menyelesaikannya dengan baik sesuai kemanusiaan dan hukum,” kata Prasetyo.

Ia menegaskan, PAM Jaya tidak diam saja, menerima laporan investigasi PT Moya Indonesia dengan pihak lain. Dia menyatakan, PAM Jaya akan melakukan tindakan tegas terukur kepada Moya Indonesia, sesuai perjanjian dua korporasi.

“PAM Jaya akan memberikan surat peringatan (SP) kepada PT Moya Indonesia. Dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan resminya, PT Moya Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) para pekerja konstruksi. Atas tewasnya tiga pekerja subkontraktor, di proyek pembangunan jaringan distribusi air bersih PAM Jaya.

PT Moya Indonesia mengatakan, proyek yang sedang dikerjakan merupakan pembangunan infrastruktur jaringan distribusi air bersih. Yang ditujukan untuk mendukung peningkatan layanan air minum bagi masyarakat Jakarta.

"Keselamatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. Moya akan terus memperkuat penerapan standar keselamatan kerja, serta memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku," kata PT Moya Indonesia dalam keterangan resminya, yang diterima pada Jumat, 10 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....