Kemendesa PDT Gandeng Bakrie Center Perkuat Pembangunan Desa Lewat Pemuda

  • 09 Jul 2026 18:52 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) gandeng Bakrie Center Foundation (BCF) untuk mengimplementasikan Collaborative Leadership Program: Bersama Membangun Desa, sebuah program yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam memperkuat pembangunan dan pemberdayaan desa.

Melalui kerja sama ini, BCF dan Kemendesa PDT akan berkolaborasi dalam pengembangan desa dengan melibatkan pemuda, baik lulusan baru (fresh graduate) maupun pemuda lokal, untuk mendampingi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUM Desa agar mampu meningkatkan daya saing usaha dan memperluas akses pasar hingga tingkat nasional maupun global.

Saat ini, BCF tengah melakukan asesmen terhadap empat BUM Desa di Kabupaten Lampung Selatan. Penilaian dilakukan melalui survei menggunakan metode Village Owned Enterprises Competitiveness Index (VECI) yang dikembangkan oleh CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani.

Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan BUM Desa yang memiliki tingkat daya saing cukup maupun baik sebagai lokasi pelaksanaan program pendampingan.

Selain itu, BCF juga tengah mempersiapkan peserta program yang terdiri atas fresh graduate dan pemuda lokal melalui pelatihan peningkatan kapasitas sebelum diterjunkan ke lapangan sebagai project officer.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai pembangunan desa membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, organisasi, dan kalangan muda.

“Jadi semua kita ajak masyarakat berbagai elemen untuk terlibat membangun desa. Hingga hari ini sudah lebih dari 80 MoU dan semoga tidak menjadi dokumen administratif,” kata Riza melalui keterangan tertulis, Kamis, 9 Juli 2026.

“Saya berharap semua bisa terlibat aktif membuat program-program yang konkret, yang nyata di desa-desa. Semua kita ingin kembali ke desa, peduli desa, membangun desa,” sambungnya.

Sementara itu, CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani mengatakan, generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa generasi muda memiliki energi, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....