Tekan Kriminalitas, Warga Rawa Malang Berharap Waduk Disulap Jadi Area Joging
- 07 Jul 2026 09:13 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA - Aksi kriminalitas berupa pencurian pagar besi pembatas (reling) di kawasan waduk semakin meresahkan warga sekitar. Tidak hanya mengalami kerugian material, warga juga merasa terancam dengan adanya aksi tawuran dan intimidasi menggunakan senjata tajam oleh para pelaku.
Ketua RT 006 RW 10, Ibu Dede Suraya, mengungkapkan bahwa aksi pencurian ini telah berlangsung intensif selama dua minggu terakhir. Menurutnya, para pelaku biasanya beraksi pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
"Kejadiannya setiap malam jam 02.00. Kemarin itu mereka mengambil besi di sebelah selatan sampai jatuh ke kolong waduk. Selang dua hari, besi itu diangkat oleh sekitar 15 orang pada malam hari," ujar Dede saat memberikan keterangan kepada RRI Jakarta. Senin 6 Juli 2026.
Dede menambahkan, pencurian dilakukan secara masif dengan memotong atau memukul besi hingga lepas. Dalam sekali beraksi, pelaku bisa menggasak hingga 10 meter pagar besi. Ironisnya, para pelaku yang diduga juga sering terlibat tawuran ini tidak segan-segan mengintimidasi warga yang mencoba menegur.
"Saya sendiri pernah menegur mereka, tapi bukannya takut, mereka malah mengejar saya sambil membawa senjata tajam. Mereka berkelompok, lebih dari 20 orang kalau lagi tawuran," tambahnya.
Selain masalah pencurian, warga juga mengeluhkan dampak tawuran yang sering merusak rumah-rumah di sekitar waduk. Lemparan batu dan kebisingan menjadi makanan sehari-hari warga.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya pengamanan di lokasi. Diketahui, petugas Babinkamtibmas yang biasa berpatroli telah memasuki masa pensiun dan hingga kini belum ada penggantinya.
Warga kini mendesak pihak Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk segera menempatkan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) di area waduk secara permanen. Adede berharap, ke depannya waduk tersebut bisa dikelola lebih baik agar tidak menjadi sarang kriminalitas.
"Harapan saya, waduk ini bisa dimanfaatkan warga untuk area jogging dan pusat UMKM bagi masyarakat yang menganggur. Kalau areanya ramai untuk kegiatan ekonomi dan olahraga, tingkat kriminalitas pasti berkurang," pungkasnya.
Hingga saat ini, warga masih merasa was-was dan berharap pihak kepolisian serta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk mengembalikan keamanan di kawasan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....