Libur Sekolah, KAI Daop 1 Perketat Pengawasan Cegah Pelemparan Kereta
- 05 Jul 2026 09:19 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, agar tidak bermain maupun melakukan aktivitas di sekitar jalur rel selama masa libur sekolah. Imbauan itu disampaikan menyusul masih terjadinya aksi pelemparan terhadap kereta api di wilayah operasional Daop 1 Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan jalur kereta api bukan area yang aman untuk dijadikan tempat bermain. Menurutnya, keterlibatan orang tua, sekolah, dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk mengawasi aktivitas anak selama liburan.
"Kami mengingatkan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat agar tidak bermain, berkumpul, maupun melakukan aktivitas di jalur kereta api, terlebih saat masa libur sekolah. Jalur KA bukan tempat bermain," ujar Franoto.
KAI mencatat salah satu aksi pelemparan terjadi terhadap KA 314 Commuter Line relasi Rangkasbitung–Merak di petak jalan antara Stasiun Jambubaru dan Catang pada 1 Juli 2026. Pada hari yang sama, petugas gabungan Daop 1 Jakarta bersama BKO Marinir juga mengamankan pelaku pelemparan terhadap KA Lokal Walahar relasi Purwakarta–Cikarang di wilayah Karawang Timur.
Franoto menjelaskan para pelaku diketahui merupakan anak-anak yang bermain di sekitar jalur rel. Mereka teridentifikasi melalui patroli udara menggunakan drone sebelum akhirnya dilakukan pembinaan bersama orang tua dan aparat setempat.
"Batu yang dilemparkan ke arah kereta api yang sedang bergerak berpotensi memantul kembali dan mengenai pelaku atau orang di sekitarnya. Selain itu, apabila batu mengenai kaca atau bagian kereta, tindakan tersebut dapat membahayakan pelanggan, masinis, kondektur, maupun petugas yang sedang berdinas," katanya.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan penanganan terhadap pelaku yang masih di bawah umur dilakukan melalui pendekatan edukatif dengan melibatkan keluarga. Para pelaku juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi pelemparan maupun vandalisme.
Sebagai langkah pencegahan, KAI terus meningkatkan patroli jalur, sosialisasi keselamatan di sekolah dan lingkungan masyarakat, serta memanfaatkan drone, termasuk drone termal, untuk memantau titik-titik rawan. KAI juga mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di sekitar rel maupun merusak fasilitas perkeretaapian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....