Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta 2 Juli

  • 02 Jul 2026 08:19 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta melalui prakirawan cuaca Rangga Setya Pratama merilis prakiraan cuaca wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat yang berlaku mulai Kamis, 2 Juli 2026 hingga 24 jam ke depan.

Informasi prakiraan cuaca tersebut disampaikan kepada masyarakat melalui siaran Programa 1 RRI Jakarta pada frekuensi FM 91,2 MHz, sebagai bentuk penyampaian informasi cuaca maritim guna mendukung aktivitas pelayaran dan masyarakat di wilayah perairan terkait.

"Untuk hari ini kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan Utara Jawa Barat pada umumnya diprakirakan cerah berawan dengan kondisi angin secara umum diprakirakan bertiup dari arah Timur Laut – Tenggara," kata Rangga dalam siaran informasi cuaca maritim tersebut.

Kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot (28 km/jam) di Teluk Jakarta, perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon. Gelombang laut berada dalam kategori rendah (0,5 - 1,25 meter) di perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon.

"Kemudian untuk kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta, dengan ketinggian pasang maksimum mencapai 1,1 meter diprakirakan terjadi pada pukul 22.00 WIB malam nanti, dan surut minimum dengan ketinggian 0.1 meter diprakirakan terjadi pada pukul 08.00 WIB pagi," ujar Rangga.

Rangga mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir rob akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan purnama. Banjir rob ini diprakirakan berlangsung hingga tanggal 03 Juli 2026 dengan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 19.00-00.00 WIB.

"Adapun wilayah antisipasi terhadap potensi banjir rob yaitu Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Adanya banjir pesisir atau Rob ini dapat berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir," kata Rangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....