Gebyar Muharram Jakpus Perkuat Kepedulian Sosial lewat Santunan dan Syiar

  • 30 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar Gebyar Muharram 1448 Hijriah di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa 30 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono bersama Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah rangkaian acara sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim. Gebyar Muharram juga diisi berbagai perlombaan, bazar UMKM, hingga layanan hapus tato.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan Bulan Muharram memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi awal tahun Hijriah sekaligus dikenal sebagai momentum Lebaran Yatim. Menurutnya, semangat hijrah perlu menjadi inspirasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

"Muharram juga identik dengan hijrah Rasulullah dari Mekkah ke Madinah untuk membangun peradaban baru yang maju dan luas sehingga menyambut kedatangan dengan sukacita," ujar Arifin.

Arifin menjelaskan peringatan Tahun Baru Islam tahun ini digelar melalui kolaborasi TP PKK dan Baznas Bazis DKI Jakarta. Kegiatan tersebut mencakup pemberian santunan kepada anak yatim, dhuafa, guru agama, serta berbagai perlombaan bernuansa Islami.

"Kami juga mengajak warga yang menghadiri Gebyar Muharram 1448 H Tingkat Kota sebagai titik tolak perbaikan pola penanganan sampah dari sumbernya," katanya.

Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono menilai Tahun Baru Islam menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Ia mengajak seluruh pihak terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Nilai-nilai inilah yang menjadi pengingat untuk terus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan," tutur Endang.

Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Ahmad H. Abu Bakar mengatakan kegiatan juga diisi program hapus tato yang diikuti 100 peserta serta bazar UMKM. Selain itu, Baznas Bazis menyalurkan santunan masing-masing Rp1,5 juta kepada 400 anak yatim, 800 dhuafa, dan 300 guru honorer yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....