Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas Resmi Dicanangkan
- 21 Jun 2026 16:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mencanangkan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu, 21 Juni 2026. Fasilitas yang dibangun untuk memperkuat integrasi transportasi publik tersebut akan menghubungkan enam moda transportasi sekaligus dan diharapkan semakin mempermudah mobilitas masyarakat.
Pramono mengatakan, keberadaan pedestrian deck tersebut akan menjadikan kawasan Dukuh Atas sebagai simpul transportasi yang lebih terintegrasi. Awalnya fasilitas tersebut direncanakan menghubungkan empat moda transportasi, namun dalam perkembangannya jumlah moda yang akan terkoneksi bertambah menjadi enam.
“Tadi telah disampaikan oleh Dirut MRT bahwa ini empat moda akan terkoneksikan, padahal kenyataannya bukan hanya empat, menjadi enam moda terkoneksikan,” ujar Pramono.
Menurutnya, integrasi tersebut akan meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi umum sekaligus membantu mengurangi kemacetan di kawasan sekitar.
Pramono juga memastikan pembangunan pedestrian deck tidak akan menggeser Patung Jenderal Sudirman yang menjadi salah satu ikon ibu kota. Patung tersebut akan tetap berada di lokasi semula dan justru menjadi bagian dari estetika kawasan.
“Yang paling penting setelah kami merenungkan berhari-hari, patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kita geser, supaya tidak menjadi polemik,” katanya.
Selain sebagai penghubung antarmoda, kawasan pedestrian deck juga diproyeksikan menghadirkan layanan keimigrasian untuk mendukung integrasi dengan kereta bandara. Pemprov DKI Jakarta juga berencana menyediakan ruang bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dengan konsep duty free.
Pramono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang melalui Ministry of Land Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) dan Urban Renaissance yang telah menyusun kajian awal pembangunan proyek tersebut.
Ia berharap kehadiran Pedestrian Deck Dukuh Atas dapat semakin meningkatkan kualitas transportasi publik Jakarta yang saat ini disebut menempati peringkat kedua terbaik di ASEAN dan peringkat kedelapan di Asia.
“Semoga pembangunan ini akan membuat Jakarta menjadi semakin baik transportasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menegaskan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas sepenuhnya dibiayai oleh PT MRT Jakarta tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.
“Pendanaan dari pembangunan proyek ini sepenuhnya oleh MRT Jakarta,” kata Tuhiyat.
Ia menjelaskan, desain pedestrian deck nantinya akan dilengkapi anjungan yang dapat dilintasi masyarakat. Dari area tersebut, pengunjung dapat menikmati pemandangan Patung Jenderal Sudirman dari jarak yang lebih dekat.
Dengan terhubungnya enam moda transportasi, Pedestrian Deck Dukuh Atas diharapkan menjadi salah satu ikon baru integrasi transportasi Jakarta sekaligus memperkuat posisi ibu kota sebagai kota dengan sistem transportasi publik modern dan ramah bagi pejalan kaki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....