Penyesuaian Tarif Transjabodetabek Hanya Akan Dilakukan pada Rute Tertentu
- 17 Jun 2026 15:25 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung memastikan bahwa tidak semua rute Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian tarif. Adapun sebelumnya, masyarakat sempat ramai memperbincangkan isu yang beredar terkait wacana kenaikan tarif Transjabodetabek sebesar Rp10.000 hingga Rp15.000.
“Tidak semua Transjabodetabek itu akan mengalami kenaikan (tarif). Mungkin satu-dua yang akan mengalami penyesuaian harga,” ujar Gubernur Pramono, di Jakarta, pada Senin 15 Juni 2026.
Ia pun menegaskan, penyesuaian tarif hanya akan dilakukan pada beberapa rute tertentu, misalnya seperti pada rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta), lantaran dinilai memiliki biaya operasional yang cukup tinggi. Selain itu, proses pengkajian masih dilakukan untuk menentukan besaran tarif baru, dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat.
“Angkanya berapa nanti segera akan kami putuskan,” katanya.
Gubernur Pramono memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan tetap membebaskan tarif layanan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta juga terbuka untuk menambahkan kelompok lain ke dalam penerima fasilitas gratis tersebut.
Hal tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat terhadap budaya penggunaan transportasi umum. Adapun saat ini, konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta telah mencapai 93 persen.
Namun demikian, pengguna transportasi umum masih berada di bawah 30 persen. Gubernur Pramono pun berharap tingkat pengguna transportasi umum di Jakarta dapat terus meningkat dan melebihi angka 30 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....