KAI Imbau Penumpang KAJJ Gambir Berangkat dari Jatinegara

  • 13 Jun 2026 21:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengimbau pelanggan kereta api jarak jauh yang akan berangkat dari Stasiun Gambir pada 14 Juni 2026 untuk memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif keberangkatan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya kegiatan lari yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Gambir.

Meski demikian, Stasiun Gambir tetap melayani proses naik dan turun penumpang seperti biasa. KAI hanya menyiapkan alternatif tambahan guna memudahkan pelanggan yang terdampak rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan sejumlah kereta api keberangkatan dan kedatangan Gambir akan melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan fleksibilitas kepada pelanggan dalam menentukan titik keberangkatan maupun kedatangan.

“Pelanggan KA Jarak Jauh keberangkatan Stasiun Gambir pada 14 Juni 2026 dapat memanfaatkan Stasiun Jatinegara sebagai alternatif naik kereta api, khususnya bagi pelanggan yang berpotensi terdampak pengaturan lalu lintas menuju kawasan Gambir dan sekitarnya,” ujar Franoto.

Sebanyak lima kereta api keberangkatan Gambir dijadwalkan berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara. Kereta tersebut antara lain KA Tambahan Gambir–Yogyakarta, Argo Semeru, Purwojaya, Parahyangan, dan Taksaka.

Selain kereta keberangkatan, tiga perjalanan kereta api tujuan Gambir juga akan melakukan pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Ketiga kereta tersebut yakni Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir, Argo Dwipangga relasi Solo Balapan–Gambir, serta Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir.

KAI meminta pelanggan tetap memperhatikan jadwal perjalanan yang tertera pada tiket dan datang lebih awal ke stasiun. Penumpang juga diimbau memantau informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi perusahaan.

“KAI mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, mengingat adanya potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Jakarta,” kata Franoto.

Informasi mengenai rekayasa operasional tersebut telah disampaikan kepada pelanggan melalui layanan pesan singkat dan WhatsApp blast. KAI berharap pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan agar proses keberangkatan maupun kedatangan tetap berjalan lancar.

“Kami berharap pelanggan dapat memanfaatkan informasi ini dengan baik agar proses keberangkatan maupun kedatangan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” tutup Franoto.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....