KAI Daop 1 Jakarta Menutup Perlintasan Sebidang Mencapai 55,10 Persen
- 13 Jun 2026 21:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat progres penutupan perlintasan sebidang telah mencapai 55,10 persen dari target tahun 2026. Hingga pertengahan Juni, sebanyak 27 perlintasan telah ditutup dari total target 49 lokasi di wilayah operasional Daop 1 Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Selain itu, penutupan perlintasan dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan.
“Penutupan perlintasan sebidang terus kami lakukan secara bertahap. Hingga saat ini, dari target 49 perlintasan, sebanyak 27 lokasi telah terealisasi atau mencapai 55,10 persen,” ujar Franoto, pada Jumat 13 Juni 2026.
Penutupan terbaru dilakukan di perlintasan sebidang KM 119+4/5 Kampung Odel, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Pada lokasi tersebut, petugas memasang empat titik penghalang menggunakan bantalan rel bekas yang dicat merah putih sebagai penanda larangan melintas.
KAI memastikan seluruh proses penutupan dilakukan tanpa mengganggu operasional perjalanan kereta api. Selama kegiatan berlangsung, perjalanan kereta tetap berjalan normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Franoto menegaskan program tersebut tidak bertujuan membatasi aktivitas masyarakat. Menurutnya, langkah itu dilakukan demi melindungi keselamatan pengguna jalan maupun penumpang kereta api.
“Tujuan utama dari program ini adalah memastikan seluruh perjalanan berlangsung selamat sampai tujuan, baik bagi pelanggan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Keselamatan adalah prioritas utama,” katanya.
KAI Daop 1 Jakarta juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan penutupan perlintasan sebidang.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah mendukung program penutupan perlintasan sebidang ini,” ungkap Franoto.
KAI mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali akses yang telah ditutup maupun membuat perlintasan liar baru. Warga juga diminta memanfaatkan perlintasan resmi yang tersedia serta selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.
Program penutupan perlintasan sebidang akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai. KAI berharap langkah tersebut dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....