Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Palmerah
- 10 Jun 2026 19:48 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax memicu lonjakan antrean kendaraan di jalur pengisian pertalite di sejumlah SPBU. Salah satunya terjadi di SPBU kawasan Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Berdasarkan pantauan sekira pukul 16.38 WIB, antrean kendaraan roda dua terlihat mengular di jalur pengisian pertalite. Lebih dari 15 sepeda motor tampak mengantre hingga memanjang ke area jalan raya di depan SPBU.
Sebaliknya, antrean di jalur pengisian pertamax terlihat relatif sepi. Hanya beberapa kendaraan yang tampak melakukan pengisian BBM jenis tersebut.
Sejumlah pengendara mengaku memilih beralih ke Pertalite setelah harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp16.250 per liter.
Salah seorang pengendara motor, Ningrum (45), mengatakan dirinya biasanya menggunakan Pertamax untuk menghindari antrean panjang di jalur Pertalite. Namun, kenaikan harga yang cukup tinggi membuatnya terpaksa beralih.
“Biasanya saya isi Pertamax supaya tidak perlu antre panjang. Tapi sekarang mau tidak mau pilih Pertalite karena harga Pertamax sudah terlalu mahal,” ujarnya.
Ningrum mengaku terkejut dengan kenaikan harga Pertamax yang menurutnya terjadi cukup drastis, dari sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
“Saya tahu dari media sosial pagi tadi. Kaget juga karena kenaikannya besar dan terjadi mendadak,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Wahyu, pengendara lainnya yang menilai kenaikan harga Pertamax terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat.
“Kalau naiknya sedikit mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi ini kenaikannya cukup besar sehingga banyak orang akhirnya memilih pindah ke Pertalite,” ujarnya.
Ia juga khawatir meningkatnya jumlah konsumen Pertalite akan berdampak pada ketersediaan BBM subsidi tersebut di lapangan.
“Kalau semua beralih ke Pertalite, jangan sampai nanti stoknya terbatas. Itu yang dikhawatirkan masyarakat,” katanya.
Meski antrean kendaraan roda dua terlihat cukup panjang, kondisi berbeda terjadi pada jalur pengisian kendaraan roda empat. Hingga siang hari, tidak terlihat antrean berarti di area pengisian mobil.
Diketahui, berdasarkan penyesuaian harga terbaru, Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Di sisi lain, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih dipatok Rp6.800 per liter.
Kondisi tersebut membuat sebagian pengguna BBM nonsubsidi memilih beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian, yang berdampak pada meningkatnya antrean di sejumlah SPBU.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....