BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
- 08 Jun 2026 08:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hari ini secara umum berada dalam kondisi kondusif. Berdasarkan pantauan radar cuaca pada pagi hari, tidak terdeteksi adanya fenomena cuaca signifikan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Prakirawan BMKG, Yuni Maharani menjelaskan bahwa cuaca pada pagi hingga siang hari didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. Meski demikian, terdapat potensi hujan ringan bersifat lokal dengan durasi singkat yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Bogor menjelang siang.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca di sebagian besar wilayah Jabodetabek masih diperkirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan ringan juga diprediksi masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.
Pada malam hari, kondisi cuaca umumnya tetap berawan hingga berawan tebal. Situasi tersebut dinilai masih cukup mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas di kawasan perkotaan dan sekitarnya.
Terkait musim kemarau, BMKG menyebutkan bahwa sekitar 28 persen wilayah Indonesia saat ini telah memasuki periode kemarau. “Untuk saat ini informasi dari analisis dinamika kita sebesar 28 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau,” kata Yuni pada Senin, 8 Juni 2026 saat siaran di radio 91,2FM Pro 1 RRI Jakarta.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau tahun 2026 akan berlangsung pada periode Juli hingga Agustus. Menurut Yuni, fenomena El Nino saat ini masih berada pada kondisi normal, namun masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi cuaca yang lebih kering saat memasuki puncak musim kemarau. “Pada musim puncaknya kita perlu waspada karena kondisi akan lebih kering daripada bulan-bulan sebelumnya,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi gelombang laut di sekitar wilayah Jakarta dinilai relatif aman dengan ketinggian berkisar antara 0,5 hingga 2 meter di Laut Jawa. Untuk sektor penerbangan, BMKG mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Sumatera bagian utara hingga tengah, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Papua Barat Daya, dan Papua bagian tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....