Hadiri HBKB Rasuna Said, Pramono Ajak Warga Hidup Sehat dan Pilah Sampah
- 07 Jun 2026 16:05 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak warga menerapkan pola hidup sehat sekaligus membiasakan memilah sampah, saat menghadiri pelaksanaan perdana Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu, 7 Juni 2026.
HBKB Rasuna Said resmi dibuka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai alternatif lokasi olahraga dan rekreasi selain kawasan Sudirman–Thamrin. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi emisi kendaraan, menekan polusi udara, serta memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik yang sehat dan nyaman.
Pramono menyebut respons masyarakat terhadap kehadiran HBKB di kawasan Kuningan sangat positif. Menurutnya, sebagian besar warga yang ditemuinya berharap kegiatan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan
“Hari ini Pemprov DKI Jakarta secara resmi memulai kegiatan Car Free Day di Jalan Rasuna Said atau Kuningan. Sebagian besar, hampir 95 hingga 96 persen masyarakat yang saya temui mengharapkan Car Free Day ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan,” ujar Pramono.
Pramono menilai kawasan Kuningan memiliki berbagai keunggulan yang mendukung pengembangan HBKB sebagai destinasi olahraga baru. Selain memiliki akses transportasi publik yang baik, kawasan tersebut juga menawarkan lingkungan yang nyaman dan berada di lokasi strategis di pusat kota.
Ia meyakini HBKB Rasuna Said berpotensi menjadi landmark baru kegiatan Car Free Day di Jakarta. Kawasan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial bagi warga untuk bersilaturahmi dan menikmati suasana kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Pelaksanaan HBKB berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 10 rute pengalihan lalu lintas, empat lokasi parkir off street dengan kapasitas lebih dari 1.900 mobil dan 1.900 sepeda motor, serta dukungan transportasi umum yang terhubung dengan tujuh rute Transjakarta Jabodebek dan dua rute LRT.
Selain mendorong gaya hidup sehat, HBKB Rasuna Said juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan melalui kegiatan Parade Pilah Sampah sepanjang 1,8 kilometer di kawasan Epicentrum Rasuna Said. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai komunitas, pegiat lingkungan, perangkat daerah, BUMD, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 30 tempat sampah terpilah, dua truk pengangkut sampah anorganik, sarana penimbangan sampah, serta petugas kebersihan yang ditempatkan di sejumlah titik area kegiatan.
Pramono menegaskan bahwa kebiasaan memilah sampah harus tumbuh dari kesadaran masyarakat dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah tangga dan lingkungan sekitar, bukan semata-mata karena adanya aturan pemerintah.
“Apa yang ingin kami lakukan adalah menjadikan pilah sampah sebagai perilaku sehari-hari masyarakat. Bukan hanya karena ada Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang menjadi gerakan bersama. Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Duta Pilah Sampah DKI Jakarta, Cinta Laura. Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari terkait pengelolaan sampah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....