Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta 3 Juni
- 03 Jun 2026 07:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Dini Istihanah memprakirakan cuaca perairan DKI Jakarta hingga utara Jawa Barat berawan pada Rabu, 3 Juni 2026. Hujan ringan juga berpotensi terjadi pada malam hari di Teluk Jakarta, perairan Bekasi-Karawang, dan Subang.
“Hari ini kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat diprakirakan berawan, dengan potensi hujan ringan pada malam hari di beberapa wilayah perairan,” kata Dini saat siaran cuaca maritim di Pro1 RRI Jakarta.
Kondisi angin diprediksi bertiup dari arah timur laut hingga tenggara. Kecepatan angin maksimum mencapai 10 knot atau sekitar 18 kilometer per jam di Teluk Jakarta, perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, dan Subang.

Sementara itu, angin maksimum 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam berpotensi terjadi di perairan Indramayu dan Cirebon. Kondisi tersebut perlu diperhatikan oleh nelayan dan pengguna transportasi laut.
“Keadaan gelombang laut berada pada kategori rendah dengan tinggi antara 0,5 hingga 1,25 meter. Gelombang rendah diprakirakan terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon," ujar Dini.
Wilayah pesisir Jakarta diprakirakan mengalami pasang maksimum dengan ketinggian mencapai 1,1 meter. Pasang maksimum diprediksi terjadi pada pukul 21.00 WIB, sedangkan surut minimum setinggi 0,1 meter diperkirakan terjadi pada pukul 09.00 WIB.

Dini mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama. Banjir rob diprediksi masih berlangsung hingga 5 Juni 2026 dengan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 19.00 hingga 01.00 WIB.
“Wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat," kata Dini.
Masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna jasa transportasi laut diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim. Informasi resmi dari BMKG dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....