Bappeda DKI Segera Mulai Penyelenggaraan Jakarta Future Festival 2026

  • 03 Jun 2026 20:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta tahun ini akan kembali menggelar Jakarta Future Festival (JFF), di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada 5-7 Juni 2026. JFF tidak hanya sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga sebagai ruang partisipasi publik untuk membahas masa depan kota Jakarta.

Tahun ini, JFF mengusung tema 'Navigating Resilience', untuk merespons berbagai tantangan. Mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah, perumahan, tata kelola air, energi terbarukan, hingga upaya membangun kota yang lebih tangguh dan adaptif.

Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyebut bahwa dalam penyelenggaraan yang ketiga ini, JFF menghadirkan JFF for Kids, yaitu program edukasi yang mengenalkan isu perkotaan kepada anak-anak. Program ini digelar dengan menggandeng Visinema dan Rekosistem, serta menghadirkan karakter populer seperti Jumbo, Nussa, Rara, dan Pelangi di Mars. Demikian disampaikan oleh Atika, dalam Konferensi Pers JFF 2026, di Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu 3 Juni 2026.

“Ada JFF for Kids, ada Urban Policy Lab yang terdiri dari berbagai kalangan universitas untuk ikut bersama-sama berurun rembuk soal bagaimana membangun masa depan kota Jakarta dan menyelesaikan berbagai masalah, tantangan kota,” ujar Atika.

Selain itu, terdapat pula sesi Jakarta Forecast dan Urban Talks. Atika juga menekankan bahwa JFF 2026 menggerakan partisipasi seluruh masyarakat untuk merencanakan masa depan kota Jakarta. Termasuk melalui Urban Debate, yaitu sebuah kompetisi debat mengenai isu perkotaan, yang diikuti oleh pelajar SMA.

Atika memastikan, seluruh gagasan dan masukan yang muncul dalam JFF akan didokumentasikan dan menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah. Hasil diskusi tersebut nantinya akan dirangkum dalam sebuah buku, yang dapat diunduh secara gratis oleh masyarakat, melalui kanal resmi Bappeda DKI Jakarta.

“Seluruh acara yang kita lakukan, semua terdokumentasi di dalam terbitan tersebut, termasuk input kebijakan dan juga apa yang kemudian bisa terus dilanjutkan menjadi bagian dari perencanaan kota,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....