Kebakaran di Kemayoran Hanguskan Ratusan Rumah, Delapan Warga Alami Sesak Napas
- 02 Jun 2026 10:46 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di kawasan Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 1 Juni 2026 malam. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga sebelum merambat ke bangunan lain yang sebagian besar merupakan rumah semi permanen.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan atau Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat menerima laporan kebakaran pada pukul 20.55 WIB. Petugas langsung bergerak ke lokasi dan memulai operasi pemadaman sekitar pukul 21.05 WIB.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses menuju lokasi sempit dan banyak warga yang berupaya menyelamatkan barang-barang mereka. Selain itu, kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar membuat api cepat membesar.
“Petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit, banyak warga yang menonton, serta penghuni yang berhamburan menyelamatkan harta bendanya masing-masing. Kondisi itu membuat penanganan di lapangan cukup menantang,” ujar Syarifudin.
Untuk mengendalikan kebakaran, sebanyak 35 unit pemadam kebakaran dan 175 personel dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dilokalisir pada pukul 23.30 WIB setelah petugas berjibaku selama lebih dari dua jam.
Syarifudin menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari gangguan kelistrikan di salah satu rumah warga. Api kemudian menjalar dengan cepat karena bangunan di kawasan tersebut berdempetan dan didominasi material yang mudah terbakar.
“Dugaan awal penyebab kebakaran adalah fenomena kelistrikan. Api dengan cepat merambat karena bangunan rumah semi permanen dan adanya hembusan angin yang cukup kencang saat kejadian,” ujarnya.
Proses pendinginan berlangsung hingga Selasa 2 Juni 2026 dini hari sebelum operasi dinyatakan selesai pada pukul 04.15 WIB. Berdasarkan data sementara, kebakaran berdampak pada sekitar 330 kepala keluarga atau 620 jiwa yang tinggal di wilayah RW 04 dan RW 05.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, delapan warga dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan asap dan telah mendapatkan penanganan dari tim kesehatan yang disiagakan di lokasi kejadian.
Petugas masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terdampak serta nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran masih dilakukan oleh tim Inafis Polri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....