Pemkot Jaksel Alokasikan Rp380 Juta untuk Perbaikan Saluran Amblas Lenteng Agung
- 31 Mei 2026 16:16 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp380 juta untuk memperbaiki saluran air yang amblas di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa. Perbaikan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan, dengan prioritas utama memulihkan fungsi jalan agar arus lalu lintas kembali normal.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan!Santo mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk seluruh rangkaian pekerjaan perbaikan mulai dari penanganan saluran hingga pemulihan kondisi jalan. “Ini sekitar Rp380-an juta untuk seluruhnya sampai selesai dalam dua minggu,” kata Santo, di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.
Menurut Santo, fokus pengerjaan saat ini berada pada bagian utama saluran yang berada tepat di bawah badan jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat normalisasi lalu lintas yang sempat terganggu akibat amblasnya saluran.
Ia menjelaskan pekerjaan prioritas meliputi pemasangan gorong-gorong beton atau box culvert serta perbaikan struktur jalan sepanjang kurang lebih 10 meter yang terdampak kerusakan.
Santo menargetkan fungsi jalan dapat kembali digunakan secara normal dalam tiga hari. Sementara itu, seluruh pekerjaan perbaikan saluran dan infrastruktur pendukung lainnya diharapkan rampung dalam waktu dua pekan.
“Yang inti kita kejar dalam tiga hari. Hari Senin lalu lintas sudah clear, sudah tidak macet lagi,” ujarnya.
Pengerjaan telah dimulai sejak malam hari dengan pemasangan empat unit box culvert sepanjang empat meter. Setelah tahap tersebut selesai, petugas akan melanjutkan proses pemadatan tanah dan pengecoran perkerasan jalan untuk memastikan kondisi jalan kembali aman dilalui kendaraan.
Meski demikian, proses perbaikan menghadapi tantangan berupa tingginya volume kendaraan yang melintas di lokasi. Kondisi tersebut membuat ruang gerak petugas menjadi terbatas sehingga pekerjaan harus dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang ketat.
“Kalau bisa ditutup total tentu pengerjaannya bisa lebih leluasa dan lebih cepat,” kata Santo.
Selain memperbaiki saluran yang amblas, Sudin SDA Jakarta Selatan juga berkoordinasi dengan sejumlah pemilik utilitas terkait keberadaan tiang dan jaringan kabel yang terdampak pekerjaan. Perbaikan fondasi utilitas tersebut akan dilakukan setelah pemasangan turap selesai dikerjakan.
Lebih lanjut, Santo menilai kejadian ini menjadi pengingat pentingnya evaluasi terhadap kondisi saluran-saluran lama yang berada di bawah ruas jalan. Menurutnya, sejumlah saluran melintang atau crossing yang telah berusia puluhan tahun perlu diperiksa untuk mengantisipasi potensi kerusakan serupa.
“Memang harus ada pengecekan kembali karena banyak crossing yang usianya mungkin sudah lebih dari 25 tahun,” ujarnya.
Pemeriksaan tersebut nantinya akan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, mengingat sebagian infrastruktur saluran berada di bawah jalan umum. Pemkot Jakarta Selatan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan yang terjadi selama proses perbaikan dan berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....