Rano Karno Imbau Warga Jakarta Jaga Kebersihan Selama Iduladha
- 27 Mei 2026 15:38 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengimbau masyarakat agar dapat menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan selama pelaksanaan ibadah kurban. Hal tersebut dilakukan agar perayaan Iduladha berlangsung nyaman, dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan akibat limbah penyembelihan.
Menurut Rano, pelaksanaan kurban di Jakarta selama ini telah menjadi tradisi yang dijalankan masyarakat secara rutin sehingga warga dinilai sudah memahami tata cara penyembelihan yang baik dan tertib. Ia optimistis pelaksanaan kurban tahun ini dapat berlangsung lancar.
“Saya sangat yakinlah, masyarakat kita ini sudah sangat tahu bagaimana cara menyembelih, karena juga menyembelih itu bukan sembarangan. Saya yakin akan berjalan lancar,” kata Rano Karno di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Lebih lanjut Rano menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan aspek kesehatan hewan kurban menjadi perhatian utama. Ratusan petugas diterjunkan untuk memeriksa kondisi puluhan ribu hewan kurban yang akan disembelih di berbagai titik di ibu kota.
“Langkah pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar memenuhi syarat kesehatan dan layak untuk dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan dilakukan mulai dari lokasi penjualan hingga tempat pemotongan hewan,” ujarnya.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengajak masyarakat serta panitia kurban menerapkan prinsip EcoQurban, yakni pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang memperhatikan aspek kebersihan dan pengelolaan lingkungan sejak proses penyembelihan hingga pendistribusian daging.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengingatkan bahwa volume hewan kurban yang diperkirakan mencapai sekitar 68 ribu ekor tahun ini berpotensi menghasilkan limbah dalam jumlah besar. Limbah tersebut mencakup darah, sisa organ, bagian tubuh yang tidak dimanfaatkan, hingga penggunaan air dalam jumlah tinggi selama proses pembersihan.
Menurut Dudi, satu ekor hewan kurban membutuhkan sekitar 500 hingga 1.000 liter air dalam proses pembersihan. Selain itu, produksi daging juga memiliki jejak penggunaan air atau water footprint yang cukup besar.
Karena itu, DLH menekankan pentingnya pengelolaan limbah secara benar agar pelaksanaan Iduladha tidak hanya berjalan khidmat, tetapi juga tetap menjaga kualitas lingkungan. Pemerintah berharap semangat berbagi melalui kurban dapat berjalan beriringan dengan kesadaran menjaga kebersihan kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....