Kerja Bakti Rutin Dapat Antisipasi Banjir Jakarta Barat

  • 26 Mei 2026 16:21 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat terus memperkuat langkah antisipasi banjir melalui kerja bakti rutin bersama masyarakat di berbagai wilayah. Program tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan fungsi saluran drainase.

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Barat, Yopimaidiza Siregar, mengatakan kegiatan kerja bakti dilakukan setiap minggu dengan melibatkan banyak unsur masyarakat. Kegiatan itu juga selaras dengan program yang dijalankan Pemerintah Kota Jakarta Barat.

“Setiap minggu kita akan melakukan kerja bakti. Kerja bakti ini menggandeng tingkat kelurahan dari SDA, menggandeng kelurahan dan kecamatan, yang melibatkan elemen-elemen masyarakat,” ujar Yopimaidiza dalam program Majalah Udara Live Kentongan di 91,2 FM Pro 1 RRI Jakarta, Selasa, 26 mEI 2026.

Yopi menjelaskan, unsur masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain LMK, ibu-ibu PKK, RT, RW, hingga warga setempat. Kerja bakti dilakukan di lingkungan RT dan RW yang berada di masing-masing kelurahan maupun kecamatan di Jakarta Barat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur drainase yang baik tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia menilai kesadaran warga menjadi faktor utama keberhasilan pengendalian banjir dan genangan.

“Seberapa besarpun infrastruktur yang dibangun, atau seberapa sempurna infrastruktur yang dibangun, itu tidak akan berfungsi dengan maksimal apabila tidak didukung dengan perilaku warga masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti masih adanya warga yang membolongi saluran air tanpa izin. Kondisi tersebut dinilai dapat menyebabkan aliran air kembali masuk ke saluran lingkungan dan memicu genangan saat hujan deras terjadi.

Selain itu, kebiasaan membuang sampah sembarangan juga disebut menjadi kendala utama dalam menjaga fungsi drainase. Sampah yang menumpuk di saluran air dapat menghambat aliran dan meningkatkan risiko banjir di kawasan permukiman.

Yopi mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terbangun demi meminimalkan risiko banjir saat musim hujan.

“Mari kita saling bantu dan bahu-membahu untuk membersihkan lingkungan kita. Mudah-mudahan tidak terjadi genangan ataupun banjir di musim hujan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....