Hari Ketujuh, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Padam Total
- 25 Mei 2026 16:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki hari ketujuh, proses pemadaman kebakaran gudang plastik di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, masih belum padam total. Api yang sebelumnya sudah berhasil dijinakkan, dilaporkan kembali menyala pada Minggu, 24 Mei 2026.
Kepala Seksi Sarana Operasi Damkar Jakarta Barat, Danang Darul Fadli, mengatakan pada hari ketujuh ini pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan 25 personel.
“Seharusnya proses pemadaman sudah selesai, tetapi karena tumpukan material bangunan seperti baja dan beton yang ambruk menutupi titik api, proses menjadi terhambat,” ujar Danang saat ditemui di lokasi, Senin, 25 Mei 2026.
Menurut Danang, sumber api utama berada di bawah reruntuhan lantai dua gedung yang ambruk. Di bawah timbunan tersebut, kata Danang, material biji plastik masih menyala dan sulit dijangkau oleh semprotan air.
“Biji plastik di dalam masih membara, namun tertutup beton dan baja sehingga air tidak bisa menjangkau sampai ke dasar,” katanya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas membutuhkan alat berat berupa ekskavator guna mengurai puing terlebih dahulu sebelum dilakukan penyiraman.
Namun, lanjut dia, keterbatasan alat berat menjadi kendala utama. Danang menyebut ekskavator yang tersedia saat ini dalam kondisi tidak optimal bahkan sempat mengalami kerusakan.
“Kami sudah meminta bantuan dari pemilik gudang, tetapi alat berat yang ada belum maksimal dan saat ini kondisinya rusak,” ujarnya.
Kondisi inipun membuat proses pemadaman tidak berjalan optimal, meski petugas damkar tetap siaga selama 24 jam.
Danang menilai, penggunaan ekskavator yang terbatas hanya beberapa jam dalam sehari juga turut memperlambat penanganan.
Bahkan, pihaknya sempat menarik sebagian personel dari lokasi karena tidak adanya alat berat, guna menghindari pemborosan operasional tanpa hasil maksimal.
“Kalau hanya menyiram dari atas tanpa beko, api di bawah tidak akan padam. Itu juga berisiko membuang bahan bakar tanpa hasil,” jelas Danang.
Ia menambahkan, saat petugas kembali ke markas pada Minggu sore, api kembali muncul dari bara yang belum terjangkau. Hal tersebut membuat operasi pemadaman dilanjutkan kembali.
Meski sempat muncul kembali, Danang memastikan kondisi saat ini sudah terkendali dan tidak berpotensi merambat ke bangunan lain.
“Api sudah dilokalisir dan tidak menyebar ke area lain. Saat ini fokus kami memastikan seluruh titik api benar-benar padam,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....