Jakbar Dijuluki Gotham City, DPRD Kenneth: Saya Coba Jadi Batman

  • 22 Mei 2026 18:24 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengibaratkan dirinya sebagai “Batman” usai Kota Jakarta Barat ramai disebut sebagai ‘Gotham City’ beberapa waktu belakangan.

Adapun Gotham City adalah sebuah kota kriminal dalam dunia fiktif bikinan DC Comics, sementara Batman adalah salah satu karakter utama yang memburu pelaku kriminal dalam kota tersebut.

“Jadi saya mencoba memposisikan diri menjadi Batman. Batman itu kan superhero di Gotham City. Saya akan menjadi Batman yang mengawasi apa yang terjadi di Jakarta Barat,” ujar Kenneth usai menghadiri diskusi Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurutnya, analogi tersebut sejalan dengan fungsi anggota dewan yang memiliki tugas pengawasan terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

“Sesuai fungsi kami sebagai anggota dewan, yakni melakukan pengawasan,” katanya.

Tak lupa, Kenneth pun mengibaratkan unsur pimpinan daerah yang tergabung dalam Forkopimko, mulai dari Wali Kota, Kapolres, Dandim, hingga Kejari, sebagai bagian dari “Justice League” yang bekerja bersama menjaga keamanan wilayah.

“Permasalahan di Jakarta Barat ini kita tangani bersama, seperti Batman bekerja dengan Justice League. Kita pastikan Jakarta Barat tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Terkait maraknya aksi kriminal, khususnya pembegalan, Kenneth meminta masyarakat tetap percaya pada kinerja aparat kepolisian. Ia menilai, maraknya informasi kasus kriminal di media sosial merupakan hal yang tidak terhindarkan di era digital.

“Sekarang kan zamannya teknologi, semua orang bisa menyampaikan informasi di media sosial,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong jajaran kepolisian untuk melakukan pemetaan wilayah rawan kejahatan sebagai dasar penguatan sistem pengawasan, termasuk penempatan kamera pengawas (CCTV).

Kenneth juga mengusulkan agar Pemerintah Kota Jakarta Barat mempertimbangkan skema penyediaan CCTV melalui kerja sama corporate social responsibility (CSR), termasuk dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Nanti mungkin kita sistem sewa ya. Kita cari CSR dari pihak-pihak yang membantu, mungkin dari BUMD, supaya bisa membantu skema penyewaan CCTV ini,” kata Kenneth.

“Jadi kita pasang ke titik-titik penting yang sering terjadi tindak-tindak kriminal begal gitu," sambungnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....