Damkar Siapkan Ekskavator untuk Maksimalkan Pendinginan Gudang Plastik di Kapuk
- 19 Mei 2026 16:29 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat akan mengerahkan ekskavator untuk maksimalkan pendinginan kebakaran gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan penggunaan alat berat menjadi solusi agar proses penyiraman bisa menjangkau hingga bagian terdalam.
“Tumpukan barangnya banyak, jadi kita masih proses. Karena bahannya plastik, kalau disemprot juga tidak tembus sampai ke bawah,” ujar Syaiful kepada wartawan, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemilik gudang untuk mendatangkan ekskavator guna mengurai material yang menumpuk sebelum dilakukan penyiraman.
“Kita lagi koordinasi sama pemilik gedung biar disiapkan beko. Nanti diurai dulu baru disemprot. Kalau tidak begitu, prosesnya bisa berlarut-larut,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi hingga Selasa siang, asap hitam masih terlihat membumbung dari balik puing-puing bangunan. Kondisi gudang pun tampak rusak parah, dengan tembok di sisi bangunan roboh dan atap ambruk ke tanah.
“Lokalisir sekitar jam 12 malam, apinya sudah tidak ke mana-mana lagi. Sampai sekitar pukul 02.00 WIB masih terlihat api, tapi sudah terkendali di titik itu saja,” ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran material plastik, petugas mengerahkan sekitar 15 nozzle untuk menyemprotkan liquid foam atau busa khusus guna mempercepat proses pemadaman.
Selain itu, armada Bronto Skylift juga masih disiagakan untuk membantu penyiraman dari ketinggian.
Secara keseluruhan, sebanyak 27 unit armada dan 135 personel pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi tersebut sejak Senin siang.
Dalam proses penanganan, dua petugas pemadam dilaporkan mengalami luka pada bagian mata akibat terkena semprotan nozzle dan telah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Sementara itu, seorang relawan pemadam kebakaran (Redkar) juga mengalami sesak napas dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Sumber Waras.
Hingga kini, penyebab kebakaran gudang plastik tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....