Pemkot Jakbar Perkuat Program Pengelolaan Minyak Jelantah
- 11 Mei 2026 22:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat gandeng Rumah Sosial Kutub perkuat kesadaran masyarakat dalam mengelola minyak jelantah agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono, mengatakan fluktuasi data pengumpulan minyak jelantah di sejumlah wilayah perlu disikapi secara bijak dengan analisis yang menyeluruh.
“Harapannya, koordinasi dengan pihak kecamatan perlu ditingkatkan kembali, terutama dalam rapat-rapat mingguan,” kata Yuli di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, penurunan volume pengumpulan tidak selalu menandakan menurunnya partisipasi masyarakat, namun juga dapat dipengaruhi perubahan pola hidup sehat warga.
“Dengan begitu, sosialisasi kepada para lurah dan RW bisa lebih paripurna, baik secara teknis pendistribusian jeriken maupun pemahaman mengenai manfaat program ini bagi masyarakat,” ujar Yuli.
Sementara itu, Manager Maintenance Rumah Sosial Kutub, Muhammad Abdel Achrian, menyebut program pengumpulan minyak jelantah menjadi salah satu lagkah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Menurut Abdel, hingga kuartal pertama 2026 atau periode Januari hingga Maret, wilayah Jakarta Barat berhasil mengumpulkan sekitar 30 ribu liter minyak jelantah.
Jumlah tersebut menjadikan Jakarta Barat sebagai wilayah pengumpul minyak jelantah terbesar kedua di DKI Jakarta setelah Jakarta Selatan.
“Kami mengelola minyak jelantah ini secara bertanggung jawab untuk diekspor maupun diolah di dalam negeri menjadi bahan bakar ramah lingkungan seperti biodiesel atau biofuel,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pengelolaan minyak jelantah tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Hasil dari pengelolaan tersebut kemudian kami salurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk dana sosial,” ujar Abdel.
Nantinya, dana sosial dari program sedekah jelantah itu bakal digunakan untuk santunan pendidikan, bantuan kesehatan, penyediaan alat kebersihan, hingga mendukung program urban farming di lingkungan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....