Pemprov DKI Dorong Anak Kurangi Ketergantungan Gadget

  • 11 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas ruang bermain ramah anak sebagai upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget
  • Keterbatasan ruang terbuka di wilayah perkotaan menjadi salah satu tantangan yang memengaruhi tingginya penggunaan gadget pada anak

RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperluas ruang bermain ramah anak sebagai upaya mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget dan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dodi Taruna Dwiputra, mengatakan keterbatasan ruang terbuka di wilayah perkotaan menjadi salah satu tantangan yang memengaruhi tingginya penggunaan gadget pada anak.

“Kalau kita bicara wilayah Jakarta yang sudah padat penduduk, ruang bermain anak memang semakin terbatas. Karena itu Pemprov DKI menghadirkan fasilitas seperti RPTRA yang hampir ada di seluruh kelurahan sebagai alternatif ruang bermain anak,” kata Dodi saat dialog bersama RRI, Senin, 11 Mei 2026.

Menurutnya, keberadaan ruang bermain seperti RPTRA, taman kota, hingga fasilitas olahraga seperti area skateboard di sejumlah titik di Jakarta diharapkan dapat mendorong anak lebih aktif bermain di luar rumah dan berinteraksi langsung dengan teman sebaya.

“Kita ingin anak-anak punya aktivitas di luar rumah, tidak hanya fokus pada gadget. Mereka perlu ruang untuk bermain, bersosialisasi, dan membangun interaksi sosial secara langsung,” ujarnya.

Selain menghadirkan fasilitas fisik, Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan sejumlah pembatasan penggunaan gadget di area publik ramah anak. Salah satunya melalui pengaturan akses Wi-Fi agar anak tidak bebas mengakses seluruh konten digital.

“Di beberapa lokasi, kami siapkan Wi-Fi, tetapi dengan pembatasan konten. Ini bagian dari upaya agar anak tetap bisa memanfaatkan teknologi secara sehat,” kata Dodi.

Berdasarkan data DPPAPP, hampir 40 persen anak di Jakarta mengalami kecanduan gadget. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena penggunaan gadget berlebihan dapat memengaruhi konsentrasi belajar, pola interaksi sosial, hingga kesehatan mental anak.

Karena itu, Dodi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi. Menurutnya, penyediaan ruang bermain oleh pemerintah perlu dibarengi dengan pengawasan dan keterlibatan keluarga di rumah.

“Pemerintah sudah menghadirkan fasilitas, tetapi yang paling penting tetap peran orang tua. Anak perlu didorong untuk bermain di luar dan dibatasi waktu penggunaan gadgetnya,” ucapnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, aktif, dan seimbang di tengah tantangan era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....