Pemprov DKI Gelar Rangkaian Acara Peringatan Hari Kartini
- 07 Mei 2026 15:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk memperkuat pemberdayaan perempuan, perlindungan terhadap perempuan dan anak, hingga peningkatan kapasitas perempuan di era digital. Hal ini diwujudkan melalui berbagai rangkaian acara pada puncak peringatan Hari Kartini tahun 2026, yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis 7 Mei 2026.
“Kegiatan hari ini menandai puncak peringatan Hari Kartini untuk lingkungan Provinsi DKI Jakarta, yang dilakukan di dua lokasi, yaitu Balai Agung dan beberapa acara di Aula MH Thamrin Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.
Ia menjelaskan bahwa dalam kesempatan ini, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Transportasi Jakarta, yang difokuskan pada pencegahan dan penanganan kekerasan seksual berbasis gender. Selain itu, untuk mendukung kemandirian ekonomi perempuan, Pemprov DKI Jakarta menyerahkan bantuan usaha kepada pelaku usaha Jakpreneur perempuan disabilitas dan perempuan penyintas kekerasan.
Pemprov DKI Jakarta turut menggelar talkshow, dengan menghadirkan beberapa narasumber inspiratif, seperti Anne Avantie dan Cinta Laura Kiehl. Kemudian, terdapat pula workshop mengenai pengasuhan anak di era digital, serta strategi perempuan dalam mengembangkan bisnis secara daring. Puncak Peringatan Hari Kartini di lingkungan Pemprov DKI Jakarta pada tahun ini juga dimeriahkan dengan penyelanggaraan bazar.
Dalam kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono, turut menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan Jakarta. Oleh karena itu, ruang aman bagi perempuan dan anak harus hadir di dalam keluarga, ruang publik, hingga ruang digital.
“Kita harus memastikan Jakarta menjadi kota yang aman dan inklusif bagi perempuan dan anak, baik di ruang keluarga, ruang publik, maupun ruang digital. Ini tanggung jawab bersama untuk membangun lingkungan yang saling menjaga dan menguatkan,” kata Hani.
Lebih lanjut, Hani juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemprov DKI Jakarta dan para pemangku kepentingan yang telah berupaya memperkuat pemberdayaan serta perlindungan perempuan, melalui pelayanan publik dan pembangunan yang semakin inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....