Pramono Sebut Kualitas Keluarga Jadi Fondasi Utama Kesejahteraan Masyarakat
- 04 Mei 2026 14:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kualitas keluarga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Penegasan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri kegiatan Promosi Program Pembangunan Keluarga di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Planet Senen, Jakarta Pusat, Senin, 4 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa arah pembangunan Jakarta tidak semata bertumpu pada aspek fisik dan pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut ketahanan dan keharmonisan keluarga sebagai elemen kunci yang menentukan keberhasilan pembangunan jangka panjang di ibu kota.
Menurutnya, program pembangunan keluarga harus dirancang secara tepat sasaran dan adaptif terhadap kebutuhan warga. Hal ini didukung oleh data Pendataan Keluarga 2025 melalui Carik Jakarta yang mencatat lebih dari 2,4 juta keluarga dengan total sekitar 7,1 juta individu berdomisili di Jakarta.
“Data tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan keluarga tidak bisa bersifat umum. Harus spesifik, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Pramono.
Ia juga menyoroti peran strategis RPTRA sebagai pusat interaksi sosial dan edukasi keluarga. Saat ini, terdapat 324 RPTRA di seluruh Jakarta, termasuk 50 unit di wilayah Jakarta Pusat. Keberadaan fasilitas ini dinilai mampu menjadi ruang aman bagi warga untuk membangun kualitas hubungan dalam keluarga.
“RPTRA Planet Senen sendiri berdiri di atas lahan sekitar 951 meter persegi dan telah beroperasi sejak diresmikan pada 13 November 2019. Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai ruang publik yang mengintegrasikan fungsi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan padat perkotaan,” ujarnya.
Lebih lanjut Pramono menegaskan selain penguatan fasilitas fisik, pihaknya juga tengah menyiapkan kerangka regulasi melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berfokus pada pembangunan keluarga. Regulasi tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek edukasi, pemberdayaan, serta layanan sosial yang lebih responsif bagi masyarakat.
“Berbagai program pendukung juga terus dijalankan secara terintegrasi, mulai dari layanan Home Service untuk lansia yang dikenal sebagai Pasukan Putih, penyediaan fasilitas penitipan anak (daycare) di lingkungan perkantoran pemerintah, hingga optimalisasi aplikasi JAKI sebagai platform layanan publik,” kata Pramono.
Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan pembaruan data bantuan pendidikan seperti KJP dan KJMU, memperluas pemasangan CCTV di kawasan permukiman, serta mendorong pemberdayaan ekonomi melalui ratusan ribu pelaku Jakpreneur, balai latihan kerja di tingkat kelurahan, dan penyelenggaraan job fair rutin di puluhan kecamatan.
Pramono menegaskan bahwa seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan ekosistem keluarga yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera. Ia meyakini bahwa keluarga yang tangguh akan menjadi pilar utama bagi ketahanan sosial kota.
“Jika keluarga kuat, maka kota juga akan kuat. Karena itu, pembangunan keluarga harus menjadi prioritas bersama,” kata Pramono.
Pramono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas, sejalan dengan semangat pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....