BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta Pekan Ini
- 04 Mei 2026 08:23 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok memperingatkan potensi banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026. Peringatan ini disampaikan menyusul fenomena pasang maksimum air laut yang dipicu fase bulan purnama.
Prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Elkana, mengatakan kondisi cuaca di perairan DKI Jakarta hingga utara Jawa Barat umumnya berawan hingga hujan ringan. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini diperkirakan berlangsung selama 24 jam ke depan sejak pukul 07.00 WIB.
“Elkana mengatakan, angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 10 knot atau 18 kilometer per jam di Teluk Jakarta,” kata Elkana dalam wawancara radio 91,2FM Pro1 RRI Jakarta pada Senin, 3 Mei 2026. Ia menambahkan, kecepatan angin di wilayah Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu dapat mencapai 15 knot atau 28 kilometer per jam.
Selain itu, kondisi gelombang laut berada pada kategori rendah dengan ketinggian antara 0,5 hingga 1,25 meter. “Kondisi gelombang ini berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Seribu hingga wilayah pesisir utara Jawa Barat,” ucap Elkana.
Terkait pasang surut air laut, Elkana menyebutkan ketinggian maksimum diprediksi mencapai 1,1 meter pada pukul 23.00 WIB. Sementara itu, titik minimum pasang surut diperkirakan berada pada ketinggian 0,2 meter pada pukul 10.00 WIB.
Ia juga mengingatkan adanya potensi banjir rob yang dapat terjadi hingga 8 Mei 2026. “Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum yang bersamaan dengan fase bulan purnama dan berpotensi terjadi pada pukul 20.00 hingga 01.00 WIB,” ujarnya.
Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, hingga Tanjung Priok. Elkana menegaskan bahwa banjir rob berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta transportasi di kawasan pesisir dan pelabuhan.
Berdasarkan data prakiraan cuaca, kondisi di Teluk Jakarta pada pagi hari terpantau berawan tebal dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius. Kecepatan angin tercatat sekitar 8 knot dari arah timur dengan tinggi gelombang relatif tenang.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hal ini penting agar warga dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari potensi banjir rob.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....