Kisah Inspiratif: Pelajar SMP Pilih Berkebun Ketimbang Tawuran

  • 03 Mei 2026 09:07 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Di saat banyak remaja seusianya terjebak dalam pergaulan negatif, Fajar (15), seorang pelajar kelas 3 SMP di Cilincing, Jakarta Utara, memilih jalan yang berbeda. Setiap hari sepulang sekolah, ia rutin menyambangi kebun urban farming di RW 10 Semper Timur untuk merawat tanaman dan menjaga lingkungan.

Fajar telah bergabung dengan Kelompok Tani "Bangun Karya Mandiri" sejak awal berdirinya pada tahun 2023. Berawal dari ajakan teman-temannya, Fajar kini mengaku sangat menikmati aktivitas bertani karena dirasa menyenangkan dan bermanfaat.

"Awalnya diajak teman, tapi sekarang jadi asyik. Setiap pulang sekolah langsung ke sini, kegiatannya menyiram tanaman, menanam, sampai bantu bersih-bersih kebun," ujar Fajar kepada RRI Jakarta, Sabtu 2 Mai 2026.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesibukan positif bagi Fajar, tetapi juga dampak ekonomi kecil-kecilan. Meski tidak mendapatkan gaji tetap, Fajar sering menerima uang saku dari hasil penjualan sayuran sawi yang ia tanam bersama kelompoknya. "Lumayan buat beli es atau makan bareng teman-teman," tambahnya.

Fajar secara jujur mengakui bahwa sebelum aktif di kebun, ia sempat terlibat dalam aksi tawuran antar-pelajar yang kerap terjadi di kawasannya. Namun, sejak mengenal dunia pertanian, keinginan untuk ikut tawuran perlahan hilang. Kini, waktunya lebih banyak habis di kebun ketimbang nongkrong di jalanan yang berisiko.

"Dulu memang suka ikut tawuran. Sekarang sudah nggak lagi, lebih baik di sini saja sama teman-teman berkebun," ungkapnya.

Manfaat lain yang dirasakan Fajar adalah bertambahnya ilmu mengenai bercocok tanam. Pengetahuan yang ia dapatkan di kebun kolong tol kini ia terapkan di lingkungan rumahnya sendiri. Fajar mulai menanam berbagai tanaman produktif seperti cabai, terong, hingga tomat di pekarangan rumahnya.

Keberhasilan Fajar dalam mengubah pola hidupnya menjadi lebih produktif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelajar lain di kawasan Jakarta Utara. Fajar berharap kebun urban farming tempatnya belajar ini dapat terus maju dan berkembang di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....