Puluhan Peserta Ikuti Bimtek Ekonomi Kreatif

  • 01 Mei 2026 19:49 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA - Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekonomi Kreatif bertajuk “Dari Kreasi ke Strategi Promosi” tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sasana Wisata Serbaguna serta RPTRA Amiterdam, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekra) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan karang taruna. Tujuannya adalah membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan wawasan yang lebih luas serta kemampuan memadai untuk mengembangkan usaha.

“Di era globalisasi saat ini, memiliki produk yang baik saja tidak cukup. Pelaku usaha harus mampu merekam, memotret, dan memasarkan produknya secara menarik melalui media sosial,” ujarnya. Jumat 1 Mai 2026.

Pelaksanaan bimtek difokuskan pada tiga subsektor unggulan, yakni fesyen melalui pelatihan membatik, fotografi, serta sinema melalui pembuatan konten video pendek. Melalui fokus tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus strategi promosinya.

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Batik Gobang, Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI), serta praktisi foto, video, dan digital marketing. Sonti menjelaskan bahwa sesi bimtek dikemas dalam metode teori, praktik, diskusi inspirasi (sharing session), hingga pendampingan lanjutan melalui grup komunikasi daring.

Ia juga mendorong para peserta agar memanfaatkan kesempatan ini seoptimal mungkin sebagai langkah awal memperluas jangkauan promosi. Menurutnya, produk batik dan destinasi wisata Kepulauan Seribu berpotensi semakin dikenal, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga hingga mancanegara.

“Dari pulau-pulau kecil ini dapat lahir strategi besar yang mampu menggerakkan ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Muslim mengapresiasi terselenggaranya bimtek tersebut. Ia menilai peserta sangat antusias karena mendapatkan materi dari narasumber yang beragam dan aplikatif.

“Materi yang diberikan meliputi teori dan praktik membatik, strategi branding digital, estetika visual fotografi, hingga pembuatan konten video pendek. Semua ini menjadi nilai tambah dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.

Ia berharap melalui bimtek ini para pelaku ekonomi kreatif di Pulau Untung Jawa mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....