Apartemen Mediterania Kebakaran, 200 Penghuni Berhasil Dievakuasi
- 30 Apr 2026 16:31 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pihak pengelola Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, akhirnya buka suara soal insiden kebakaran yang melanda salah satu tower hunian, pada Kamis, 30 April 2026.
Manajer Apartemen Mediterania, Anggi Febrianti, menjelaskan bahwa titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.30 WIB melalui sistem proteksi kebakaran gedung yang berfungsi dengan baik.
“Kondisi awal kejadian kurang lebih setengah delapan pagi. Di gedung kami memang ada sistem proteksi kebakaran, dan MCFA (Master Control Fire Alarm) mengidentifikasi adanya titik api,” ujar Anggi di lokasi, Kamis.
Anggi menyebut, kebakaran terjadi di Tower C dan memastikan alarm kebakaran berbunyi normal di seluruh area gedung, sehingga tim internal dapat segera merespons kejadian tersebut.
“Dapat kami pastikan alarm berbunyi dengan baik. Makanya pukul 07.30 tim langsung ke lokasi. Semua sistem gedung berfungsi baik,” tegasnya.
Sementara itu, Humas Apartemen Mediterania, Erlan Kallo, mengatakan saat ini pihak pengelola memprioritaskan keselamatan penghuni dengan bekerja sama bersama petugas pemadam kebakaran untuk menyisir seluruh area tower.
“Sejak awal api sudah diantisipasi. Namun karena ruangan tertutup, asap menyebar. Tim Damkar dan pengelola menggunakan alat untuk menghisap asap agar cepat keluar dari gedung,” jelas Erlan.
Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran maupun jumlah pasti penghuni yang telah dievakuasi. Namun, diperkirakan ratusan orang terdampak dari insiden tersebut.
“Hunian di Tower C ada ratusan unit dengan tingkat okupansi sekitar 70 hingga 80 persen. Perkiraan sekitar 200 orang dievakuasi. Untuk tower lainnya tidak ada masalah,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pengelola memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, sejumlah penghuni sempat mengalami sesak napas akibat asap tebal dan telah mendapatkan penanganan medis.
“Korban jiwa tidak ada. Hanya beberapa warga mengalami sesak napas dan sudah ditangani cepat menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....