Hati-Hati!, Besok Ribuan Ojol Gelar Aksi May Day di Kawasan Monas

  • 30 Apr 2026 14:18 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Diperkirakan sebanyak 1.000 lebih pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta dan sekitarnya, akan turun dalam aksi May Day 2026, di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Jumat, 1 Mei 2026.

Aksi tersebut diinisiasi oleh Garda Indonesia sebagai bagian dari peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026.

Dalam aksi tersebut, Garda mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menerbitkan Peraturan Presiden terkait ojol. Regulasi yang diminta mengatur skema bagi hasil 90:10 dengan potongan aplikasi maksimal 10 persen.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengatakan potongan aplikasi saat ini dinilai tidak sesuai ketentuan. Ia menyebut aturan sebelumnya telah mengatur batas maksimal potongan bagi platform.

“Namun perusahaan platform memotong jasa aplikasi rekan-rekan ojek online ini hampir 50 persen,” ujarnya. Kondisi tersebut dinilai memberatkan para pengemudi ojol di lapangan.

Menurut Igun, momentum May Day menjadi kesempatan penting untuk mendorong keberpihakan pemerintah. Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian regulasi yang berpihak kepada pengemudi.

“Momentum ini sangat penting, kami berharap Presiden dapat memberikan kepastian terkait regulasi ojol,” katanya. Ia menekankan pentingnya skema bagi hasil yang lebih adil bagi pengemudi.

Garda menilai Perpres 90:10 penting untuk menciptakan keadilan ekonomi dan kepastian hukum. Selain itu, regulasi tersebut juga dinilai dapat memperkuat perlindungan sosial bagi pengemudi ojol.

Igun menegaskan perjuangan menurunkan potongan aplikasi telah dilakukan sejak 2019. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai aksi dan advokasi yang konsisten.

“Ini bukan perjuangan instan, kami sudah mengawal isu ini selama bertahun-tahun,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak lain yang mengklaim perjuangan tersebut.

Dalam aksi tersebut, Garda tidak mengimbau pengemudi untuk mematikan aplikasi. Namun diperkirakan banyak pengemudi akan tetap hadir karena bertepatan dengan hari libur.

Garda berharap momentum May Day menjadi titik balik bagi perjuangan ojol di Indonesia. Regulasi yang jelas dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem ekonomi digital serta meningkatkan kesejahteraan pengemudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....