Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni Lempar Baju Minta Tolong
- 30 Apr 2026 11:41 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Seorang penghuni yang terjebak di dalam gedung terbakar melemparkan sepotong baju berisi pesan permintaan tolong dari lantai atas. Hal itu terjadi saat kebakaran melanda Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis, 30 April 2026 pagi.
Tulisan pada baju lengan panjang berwarna kuning tersebut bertuliskan, “C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN,” yang mengindikasikan lokasi serta identitas penghuni yang terjebak.
Salah satu petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat, Seman, mengatakan penghuni tersebut berada di lantai 23, tepatnya di kamar nomor 33. “Satu orang dewasa bersama dua bayi,” ujar Seman di lokasi kejadian.
Petugas kemudian segera melakukan evakuasi terhadap penghuni tersebut. Ketiganya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, proses evakuasi terus berlangsung dengan pendataan ketat di posko informasi. Petugas secara berkala memperbarui jumlah penghuni yang telah dievakuasi maupun yang masih terjebak di dalam gedung.
Para penghuni yang telah berhasil keluar tampak hilir mudik ke posko untuk melaporkan anggota keluarga atau kerabat mereka yang masih berada di dalam apartemen.
Hingga pukul 10.35 WIB, tercatat sebanyak 60 penghuni telah berhasil dievakuasi, sementara 18 lainnya masih dalam proses penyelamatan. Sejumlah nama pada daftar penghuni terjebak juga telah diberi tanda sebagai indikasi bahwa mereka telah berhasil dievakuasi.
Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi dari sisi luar gedung akibat kepulan asap tebal di bagian dalam apartemen. Kondisi tersebut memaksa petugas menggunakan metode evakuasi alternatif.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB menunjukkan petugas memasang tangga evakuasi secara berjenjang dari lantai dasar hingga lantai enam. Para penghuni yang terjebak kemudian diturunkan satu per satu dengan pengamanan tali untuk mencegah risiko terjatuh.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan penanganan kebakaran masih terus dilakukan oleh petugas di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....