Lalu Lintas Jakarta Pagi Padat, Truk Mogok di Pancoran Dievakuasi
- 27 Apr 2026 07:10 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kondisi lalu lintas Jakarta pada Senin, 27 April 2026 pagi terpantau padat di sejumlah titik. Kepadatan terjadi akibat gangguan kendaraan dan aktivitas rutin jam berangkat kerja.
Petugas Traffic Management Centre atau TMC Polda Metro Jaya, Aipda Yogi Supono, mengatakan kepadatan terjadi di sekitar Layang Pancoran, Jakarta Selatan. Hal itu dipicu oleh sebuah truk boks yang mengalami gangguan setelah turunan layang menuju arah Kuningan.
“Informasi truk boks mengalami gangguan tepatnya setelah turunan Layang Pancoran atau setelah Gedung Smesco yang mengarah ke arah Kuningan,” ujar Yogi pada Senin, 27 April 2026. Ia menambahkan, proses evakuasi masih berlangsung sehingga arus lalu lintas tersendat.
Selain itu, gangguan juga terjadi di simpang Lampu Merah Benyamin, Jakarta Selatan. Petugas Dinas Perhubungan masih melakukan penanganan di lokasi sehingga pengendara diminta lebih berhati-hati.
“Lampu Merah Benyamin mengalami gangguan dan masih dalam penanganan petugas, kami imbau pengendara tetap berhati-hati,” ucapnya. Aipda Yogi Supono bilang dampak kepadatan masih terjadi di sekitar titik tersebut.
Sementara itu, arus lalu lintas di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, terpantau ramai lancar. Arus dari Jalan Raya Bogor menuju Pasar Rebo hingga Kramat Jati dan Lenteng Agung masih dalam kondisi normal.
Untuk wilayah Tangerang menuju Jakarta, arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot hingga Layang Pesing juga terpantau ramai lancar. Namun, pengendara roda dua diimbau tidak melintas di jalur layang demi keselamatan.
“Kami imbau untuk pengendara roda dua tidak boleh melintas di seputaran Layang Pesing karena berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata Yogi. Ia menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam berkendara.
Pada hari yang sama, penerapan sistem ganjil genap kembali diberlakukan bagi kendaraan roda empat. Aturan ini berlaku mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB di sejumlah ruas jalan arteri Jakarta.
Selain kondisi lalu lintas, terdapat rencana aksi penyampaian pendapat di beberapa lokasi. Di antaranya di depan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta kawasan Mega Kuningan.
“Hingga saat ini massa belum berdatangan dan belum ada pengalihan arus di lokasi tersebut,” ujar Yogi. Ia menambahkan situasi masih terus dipantau oleh petugas di lapangan.
Yogi mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas. Ia juga mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan guna menghindari pelanggaran yang terekam kamera tilang elektronik.
“Kami imbau masyarakat tertib lalu lintas agar selamat sampai tujuan dan tidak terkena penindakan dari kamera tilang elektronik,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....