Wagub Rano Soroti Nasib Keberadaan Rusun di Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka
- 25 Apr 2026 10:05 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno menyoroti nasib keberadaan rumah susun (rusun) di kawasan Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Rusun tersebut diketahui bukan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melainkan milik Perumnas.
Dalam kegiatan “Bang Doel Sapa Warga”, Wagub Rano pun menerima kegelisahan warga terkait kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) rusun tersebut. Terlebih, masa pengelolaan huniannya akan berakhir pada tahun 2026 ini.
“Di sini ada rumah susun. Saya juga agak terkejut kok ada PBB gitu kan? Oh ternyata ini bukan rumah susun DKI, tetapi ini Perumnas zaman dahulunya,” ujar Wagub Rano, di Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat 24 April 2026.
Lebih lanjut, Wagub Rano menyebut bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi untuk menyelesaikan masalah rusun tersebut. Ia juga mengaku tengah berupaya menyelesaikan berbagai persoalan lainnya yang terjadi di Kampung Wisata Eduwisata Bhinneka, Kebon Kosong, Jakarta Pusat, termasuk yang berkaitan dengan status kepemilikan lahan yang belum jelas selama puluhan tahun.
“Ternyata memang ada permasalahan utama yang besar, yaitu status tanah di sini. Karena tadi kita dengar sudah hampir 35 tahun masalah ini tidak terjawab,” katanya.
Adapun sebagian lahan di tempat tersebut diketahui merupakan aset Pemprov DKI Jakarta, sementara sebagian lainnya berada di bawah kewenangan Sekretariat Negara (Setneg). Untuk itu, Rano menegaskan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat terbatas (ratas) untuk mendiskusikan persoalan tersebut.
Pasalnya, persoalan status kepemilikan lahan ini menghambat realisasi pembangunan di tempat tersebut. Seperti perbaikan saluran air, jalan, trotoar, serta pemanfaatan lahan kosong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....