Bapas Jakbar Resmi Berganti Pimpinan, Lanjutkan Penguatan Pembinaan Klien
- 23 Apr 2026 20:46 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Setelah hampir 4 tahun, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat resmi berganti pucuk pimpinan. Jabatan Kepala Bapas (Kabapas) yang sebelumnya dipegang Sri Susilarti kini diserahterimakan kepada Raden Mas Kristyo Nugroho dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab), Kamis, 23 April 2026.
Pergantian ini tidak hanya menjadi momen pergantian pejabat, tetapi juga penyerahan capaian dan program pembinaan klien pemasyarakatan yang telah berjalan di wilayah Jakarta Barat.
Dapat diketahui, usai melepas jabatan, Sri akan melanjutkan tugas sebagai JF Pranata Komputer Madya di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Ia mengaku bersyukur masih diberi kesempatan untuk mengabdi, meski masa pensiunnya sempat direncanakan pada Agustus 2026.
“Ini membahagiakan bagi saya karena masa tugas saya diperpanjang. Saya berharap bisa terus berkontribusi, khususnya di bidang IT untuk mendukung tugas Bapas,” ujarnya.
Selama menjabat sejak tahun 2022, Sri mencatat sejumlah capaian penting di Bapas Kelas I Jakarta Barat.
Salah satunya adalah keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB pada 2024 silam, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, sesuai standar operasional prosedur (SOP), dan bebas pungutan liar.
Tak hanya itu, ia juga menekankan keberhasilan dalam pemberdayaan klien pemasyarakatan agar dapat mandiri dan diterima kembali di masyarakat.
Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Pokmas Lipas, serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).
“Beberapa klien sudah mendapatkan bantuan modal Tenaga Kerja Mandiri (TKM) pemula sebesar Rp5 juta. Jika usahanya berkembang, bisa mendapatkan bantuan lanjutan hingga Rp15 juta,” jelas Sri.
Sementara itu, Kapabas Kelas I Jakarta Barat, Raden Mas Kristyo Nugroho, menegaskan akan melanjutkan sekaligus meningkatkan program yang telah berjalan.
Ia menilai peran Bapas kini semakin strategis, terutama seiring amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang memperluas fungsi Bapas sejak tahap awal proses hukum.
“Peran Bapas tidak hanya di akhir, tetapi sejak awal proses penyidikan hingga pembinaan. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kinerja,” ujarnya.
Ke depan, Kristyo menargetkan Bapas Jakarta Barat dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia optimistis target tersebut dapat dicapai dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Tahun ini kami sudah masuk tahap penilaian awal WBBM. Dengan kerja sama seluruh jajaran, kami optimistis dapat meraihnya,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....