Hari Angkutan Nasional, DKI Berlakukan Tarif Rp1 untuk Transportasi Publik

  • 23 Apr 2026 15:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan tarif spesial Rp1 bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional 2026, yang jatuh pada Jumat, 24 April 2026. Kebijakan tersebut berlaku selama satu hari penuh untuk seluruh moda transportasi publik di bawah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

Salah satu layanan yang menerapkan tarif tersebut adalah Transjakarta. Program tersebut mencakup seluruh layanan, baik Bus Rapid Transit (BRT) maupun Non-BRT, yang dapat diakses masyarakat dengan tarif simbolis.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan kebijakan tersebut menjadi momentum untuk mendorong masyarakat semakin akrab dengan transportasi publik.“Momentum Hari Angkutan Nasional ini menjadi kesempatan untuk mendorong masyarakat semakin akrab dengan transportasi publik. Melalui tarif Rp1, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus mengajak lebih banyak warga beralih ke angkutan umum sebagai pilihan mobilitas yang efisien dan berkelanjutan,” ujar Ayu, di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan, tarif khusus tersebut berlaku mulai pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB. Namun, beberapa layanan tetap mengikuti ketentuan tarif sebelumnya. Layanan Mikrotrans, Transjakarta Cares (Transcare), serta layanan gratis bagi pelanggan kategori tertentu tetap beroperasi dengan tarif semula, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 160 Tahun 2016.

Sebagai bagian dari Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Untuk mempermudah akses layanan, pelanggan dapat memperoleh informasi rute dan jadwal melalui aplikasi resmi TJ: Transjakarta maupun kanal media sosial resmi perusahaan.

Ayu berharap, kebijakan tarif Rp1 ini tidak hanya meningkatkan jumlah pengguna pada peringatan Hari Angkutan Nasional, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami berharap momentum ini dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik, tidak hanya pada peringatan Hari Angkutan Nasional, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas sehari-hari yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....