Pemprov DKI Klaim Penanganan Genangan di Jakarta Kurang dari Dua Jam

  • 22 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeklaim kinerja penanganan genangan air sepanjang 2025 menunjukkan hasil yang signifikan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan sebanyak 88,1 persen genangan di ibu kota berhasil ditangani dalam kurun waktu kurang dari dua jam.

“Capaian tersebut menjadi indikator penting dalam peningkatan respons cepat terhadap potensi banjir di Jakarta,” kata Rano, di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari kinerja sektor pengelolaan sumber daya air (SDA) selama 2025. Pemerintah daerah, kata dia, terus memperkuat sistem pengendalian banjir melalui berbagai langkah teknis dan operasional di lapangan.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas tampungan air. Sepanjang tahun, kapasitas tersebut bertambah hingga mencapai 539.674 meter kubik, yang diharapkan mampu menahan limpasan air saat curah hujan tinggi,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI juga mengintensifkan pengerukan sungai di berbagai wilayah. Tercatat sebanyak 2.334 titik telah dilakukan pengerukan dengan total volume mencapai 919.173 meter kubik. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjaga kelancaran aliran air dan mencegah penyumbatan.

Tidak hanya fokus pada wilayah daratan, perlindungan kawasan pesisir juga menjadi perhatian. Rano menyebutkan bahwa 71,61 persen wilayah pantai di Kepulauan Seribu kini telah terbebas dari abrasi, seiring dengan upaya penguatan struktur pelindung pantai.

Menurut Rano, berbagai program tersebut dirancang untuk meningkatkan ketahanan Jakarta terhadap ancaman banjir dan genangan air. Ia menekankan pentingnya sistem yang tidak hanya responsif, tetapi juga preventif.

“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi genangan dan banjir. Kami berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan, seiring dengan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur air serta meminimalkan dampak banjir terhadap aktivitas warga,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....