Jakpro Perkuat Peran sebagai Penggerak Kawasan melalui Pembiayaan Inovatif

  • 19 Apr 2026 16:39 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memperkuat posisinya sebagai penggerak kawasan melalui strategi pembiayaan inovatif dan optimalisasi aset, sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta dalam BUMD Leaders Forum 2026 yang digelar pada 17 April 2026 di Ancol, Jakarta Utara.

Bagi Jakpro, forum tersebut menjadi konfirmasi bahwa langkah strategis yang telah dijalankan perusahaan berada di jalur yang tepat dan siap untuk diakselerasi. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai city master developer dalam mendorong pertumbuhan kota yang terintegrasi.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin menjelaskan bahwa pengembangan kawasan terpadu berbasis aset strategis menjadi fokus utama perusahaan. Salah satu contohnya adalah kawasan Jakarta International Stadium (JIS) yang akan terhubung dengan layanan KRL pada Juni 2026 dan ke depan terintegrasi dengan jaringan LRT Jakarta.

“Penguatan konektivitas melalui jalur pedestrian terintegrasi JIS–Ancol telah mendorong peningkatan aktivitas kawasan dan mulai membentuk simpul ekonomi baru di Jakarta Utara. Pengembangan kawasan berbasis mixed-use dan transit-oriented development (TOD) akan memperkuat nilai investasi jangka panjang sekaligus mendukung pertumbuhan kota yang lebih terintegrasi,” ujar Iwan, di Jakarta, Minggu, 19 April 2026.

Dalam aspek pembiayaan, Jakpro mengedepankan pendekatan creative financing melalui skema seperti project financing, revenue sharing, serta kemitraan investasi dengan sektor swasta. Pendekatan tersebut memungkinkan berbagai proyek strategis tetap berjalan tanpa ketergantungan langsung pada APBD.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan bahwa implementasi strategi tersebut terlihat pada pengelolaan sejumlah aset unggulan, seperti JIS, Velodrome, serta Taman Ismail Marzuki (TIM). Sepanjang 2025, ketiga venue tersebut mencatat lebih dari 3,5 juta pengunjung dengan total lebih dari 750 event, serta tingkat kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) di atas 88 persen.

“Ini menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan berada pada kategori sangat baik. Jakpro fokus pada aktivasi venue untuk meningkatkan awareness publik dan menciptakan dampak ekonomi jangka panjang,” kata Iwan.

Selain itu, Jakpro juga tengah mengakselerasi revitalisasi Pasar Muara Karang yang ditargetkan rampung pada semester II 2026. Proyek tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga bagian dari penguatan daya saing Jakarta sebagai kota global yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Pramono Anung.

Di sisi lain, optimalisasi aset terus didorong melalui peningkatan utilisasi dan penciptaan sumber pendapatan baru. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas pada berbagai venue serta penguatan konektivitas transportasi, termasuk rencana percepatan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai.

Proyek tersebut diproyeksikan meningkatkan jumlah penumpang harian hingga 80.000 orang, jauh di atas kapasitas saat ini yang berkisar 3.500–4.000 penumpang per hari. Jakpro juga mengembangkan berbagai skema pendapatan baru, seperti naming rights, kolaborasi brand, serta monetisasi kawasan.

Penguatan strategi tersebut turut didukung oleh peran anak usaha Jakpro di berbagai sektor, mulai JIP melalui pengembangan jaringan telekomunikasi dan layanan digital kawasan industri, JUP bersama Jakarta OSES Energi pada bidang energi termasuk renewable energy, PMJ dengan pengembangan mixed-use sebagai calon ikon baru Jakarta Timur, serta Jakarta Konsultindo dalam layanan konsultasi memastikan guna eksekusi proyek yang efektif, efisien, dan sesuai standar.

Ke depan, Jakpro berkomitmen untuk terus mengakselerasi langkah strategis secara konsisten dan terukur guna mendukung terwujudnya BUMD yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....