Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta 19 April: Berawan-Hujan Ringan

  • 19 Apr 2026 06:57 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Triyanti memprediksi cuaca maritim di perairan Jakarta dan Jawa Barat bagian utara berawan hingga hujan ringan, pada Minggu, 19 April 2026. Banjir rob berpotensi terjadi di pesisir utara Jakarta.

“Untuk 24 jam kedepan, cuaca di perairan Jakarta dan utara Jawa Barat berawan hingga hujan ringan. Masyarakat di pesisir utara Jakarta harap waspada adanya potensi banjir rob,” kata Triyanti dalam siaran cuaca Pro1 RRI Jakarta, Minggu 19 April 2026, pagi.

Adapun kecepatan angin maksimum berada pada titik 18 kilometer per jam di perairan Cirebon, sedangkan maksimum 28 kilometer per jam di perairan Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, dan Teluk Jakarta.

“Selanjutnya keadaan gelombang laut dalam kategori tenang atau 0,1 sampai dengan 0,5 meter [di perairan yang disebutkan di atas], kecuali perairan Kepulauan Seribu yang dalam kategori rendah, atau 0,5 sampai dengan 1,25 meter,” ujar Triyanti.

Poster prakiraan cauca wisata bahari Kepulauan Seribu, berlaku pada Minggu, 19 April 2026. (Foto: Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta)

Kemudian, kondisi Pasang surut di wilayah pesisir Jakarta dengan ketinggian maksimum mencapai 1.0 meter diprediksi akan terjadi pada pukul 22.00 WIB malam nanti, dan Pasang air laut Minimum dengan ketinggian 0.3 meter terjadi pada pukul 07.00 WIB pagi ini.

Hingga Kamis, 23 April 2026, Triyanti mengeluarkan himbauan bagi masyarakat pesisir Jakarta akan potensi banjir rob. Banjir rob akibat dari fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan baru dan perigee.

“Puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 22.00-02.00 WIB, harap masyarakat di kawasan Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok mengantisipasi potensi banjir rob,” kata Triyanti.

Banjir rob ini dapat berdampak pada aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir yang terganggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....