Pemprov DKI Berhasil Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu
- 19 Apr 2026 06:47 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Petugas gabungan dari lima wilayah kota administrasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu, pada Jumat 17 April 2026. Dari operasi ini, ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai 68.880 ekor, dengan total berat 6,98 ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan bahwa penangkapan ini dilakukan karena spesies tersebut berpotensi merusak lingkungan. Seperti mengganggu habitat alami, hingga memengaruhi keseimbangan ekosistem melalui kebiasaannya menggali dasar dan tepi sungai.
"Operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara massal ini merupakan strategi jangka pendek yang bertujuan untuk menekan populasi ikan sapu-sapu secara cepat dan mencegah penyebaran lebih luas,” ujar Hasudungan, Sabtu 18 April 2026.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan terkait rencana koordinasi dengan pihak lain untuk melakukan tindakan serupa dalam skala yang lebih besar dan frekuensi yang lebih sering. Adapun koordinasi itu akan dilakukan antar wilayah kota administrasi, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak terkait lainnya.
Selain itu, Ia menjelaskan bahwa tindak lanjut hasil penangkapan dilakukan sesuai prosedur, yakni ikan dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan. Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali ke perairan, tidak diperjualbelikan, serta dapat dimanfaatkan sebagai kompos alami.
"Hasil tangkapan ikan (sapu-sapu) dikubur dalam kondisi mati. Selain itu, 1.000 kilogram ikan sapu-sapu yang berasal dari Setu Babakan dibawa ke Balai Riset Budidaya Ikan Hias, KKP, sebagai bahan penelitian pengembangan media kultur budidaya maggot," katanya.
Adapun berdasarkan rinciannya, hasil tangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara mencapai 545 ekor, dengan total berat 271 kilogram, yang berlokasi di PHB RW 06, Kelapa Gading Barat. Kemudian di Jakarta Barat sebanyak 71 ekor, dengan total berat 17 kilogram, di Kali Anak TSI, Duri Kosambi, Cengkareng. Lalu, Jakarta Pusat mencapai 536 ekor, dengan total berat 565 kilogram, yang berlokasi di tujuh titik kecamatan. Selanjutnya, di Jakarta Selatan sebanyak 63.600 ekor, dengan total berat 5,3 ton, di pintu air outlet Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa. Terkahir, Jakarta Timur sebanyak 4.128 ekorc dengan total berat 825,5 kilogram, yang berlokasi di 10 titik kecamatan.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak menggunakan ikan sapu-sapu sebagai bahan konsumsi. Hal ini lantaran adanya risiko gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat residu logam berat, seperti timbal (Pb) berada di atas 0,3 mg/kg .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....