Prakiraan Cuaca Maritim di Teluk Jakarta, Hari Ini

  • 17 Apr 2026 07:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta Laras Kinanthi memprediksi cuaca maritim di perairan Jakarta dan Jawa Barat bagian utara berawan hingga hujan ringan, pada Jumat, 17 April 2026. Hujan intensitas ringan-sedang berpotensi turun di sebagian perairan Kepualuan Seribu, malam hari.

“Selama 24 jam kedepan, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan di perairan Jakarta dan utara Jawa Barat. Di Kepulauan Seribu berpotensi hujan ringan hingga sedang pada malam hingga dini hari,” kata Laras dalam siaran cuaca di Pro1 RRI Jakarta.

Laras melanjutkan, angin berhembus dari arah timur laut hingga tenggara. Kecepatan angin maksimum berkisar antara 10 hingga 15 knot atau 18 hingga 28 kilometer per jam.

Prakiraan cuaca wisata bahari Kepulauan Seribu, pada Jumat 17 April 2026. (Foto:RRI/Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta)

“10 knot di perairan Kepulauan Seribu bagian selatan dan perairan Cirebon. Lalu 15 knot di perairan Kepulauan Seribu bagian utara, Teluk Jakarta, perairan Bekasi-Karawang, Subang, dan Indramayu,” ujar Laras.

Keadaan gelombang laut bervariasi, mulai dari tenang hingga rendah. Gelombang tenang (0,1-0,5 meter) akan bergerak di Teluk Jakarta dan perairan Kepulauan Seribu bagian Selatan, sedangkan rendah (0,5-1,25 meter) bergerak di Kepulauan Seribu bagian utara, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon.

“Sementara itu, kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta ketinggian maksimum mencapai 1.0 meter diprediksi akan terjadi pada pukul 22.00 WIB malam, dan pasang air laut minimum ketinggian 0.4 meter terjadi pada pukul 10.00 WIB pagi ini,” kata Laras.

Poster prakiraan cuaca maritim Kepulauan Seribu bagian Selatan, berlaku pada Jumat, 17 April 2026 hingga Minggu 19 April 2026. (Foto:RRI/Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta)

Laras mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi banjir rob yang disebabkan fenomena pasang maksimum air laut dan bersamaan dengan fase bulan baru dan perigee. Banjir rob diprakiraan terjadi pada tanggal 17-23 April 2026.

“Puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 22.00-02.00 WIB, dan ini wilayah yang perlu antisipasi yaitu Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok,” ucap Laras.

Adanya banjir pesisir atau Rob ini dapat berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....