Rano Karno Gandeng Pariaman untuk Amankan Pasokan Beras
- 13 Apr 2026 19:49 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah tingginya kebutuhan pangan ibu kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperkuat strategi dengan menggandeng Kota Pariaman, Sumatera Barat. Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan pasokan beras sekaligus membuka peluang kerja sama komoditas perikanan.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepahaman antara Food Station Tjipinang Jaya dan Pemerintah Kota Pariaman, saat kunjungan ke Rice Milling Unit (RMU) di Pariaman Selatan, Senin, 13 April 2026.
Rano menegaskan, Jakarta tidak lagi bisa bergantung pada pola pasokan tradisional. Dengan keterbatasan lahan, ibu kota kini mengandalkan skema contract farming dengan daerah sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan.
“Saya mewakili Pemprov DKI Jakarta hadir langsung di Pariaman. Salah satunya untuk memastikan kerja sama ini berjalan konkret. Jakarta tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama bagi kota besar seperti Jakarta yang memiliki kebutuhan sangat tinggi.
Tak hanya fokus pada beras, Rano juga mendorong pengembangan budidaya ikan kembung di wilayah pesisir Sumatera Barat. Ia melihat potensi besar Pariaman untuk menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan ikan bagi Jakarta.
“Jakarta membutuhkan suplai ikan kembung dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat dan Pariaman. Ini peluang yang bisa dikembangkan bersama,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai kerja sama ini merupakan bagian dari upaya besar memperkuat ketahanan pangan nasional dari sisi produksi hingga distribusi. “Ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan dan keberlanjutan. Karena itu, penguatan dilakukan dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. “Bagi kami, ini bukan sekadar kerja sama formal. Ini adalah kesempatan untuk berkembang melalui kolaborasi dengan Jakarta,” katanya.
Melalui MoU tersebut, pasokan beras untuk Jakarta diharapkan semakin terjamin, sekaligus menjaga stabilitas harga melalui penguatan sisi produksi dan distribusi. Di sisi lain, kerja sama ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani di Pariaman, serta mendorong efisiensi rantai distribusi pangan agar lebih transparan dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....