Warga Kalibaru Keluhkan Penumpukan Limbah Mengganggu Akses Jalan
- 10 Apr 2026 17:00 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Warga di wilayah RW 01 Kalibaru Timur, Jakarta Utara, mulai menyuarakan keresahan mereka terkait penumpukan limbah yang kian hari kian memprihatinkan. Area yang dulunya hanya dipenuhi oleh limbah kulit kerang, kini justru menjadi tempat penampungan berbagai macam limbah, mulai dari plastik hingga kertas.
Menurut penuturan Adi, salah seorang warga setempat, tumpukan limbah tersebut berasal dari pengepul yang mengumpulkan berbagai macam barang bekas di area pemukiman.
Kondisi ini membuat pemandangan menjadi tidak sedap dipandang dan mengganggu kenyamanan warga yang melintas.
"Sebenarnya itu limbah, mungkin ada yang belanja atau gimana. Itu emang pengepul kayaknya di situ. Risih aja ngelihatnya numpuk begitu," ujar Adi saat diwawancarai RRI Jakarta.
Tak hanya mengganggu estetika, penumpukan limbah ini juga berdampak serius pada akses mobilitas warga. Adi menyebutkan bahwa tumpukan karung-karung berisi limbah sering kali memakan badan jalan, terutama saat proses bongkar muat sedang berlangsung.
"Ganggu banget, apalagi kalau lagi bongkar, jadi nggak bisa lewat. Jalannya jadi sempit," tambahnya.
Kondisi lingkungan pun kian memburuk saat musim hujan tiba. Jalanan yang tertutup limbah menjadi sangat becek dan air genangan berubah menjadi hitam pekat.
Warga juga mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak kesehatan bagi anak-anak yang sering bermain di area tersebut, mengingat kemungkinan adanya kandungan zat kimia dari limbah yang menumpuk.
Meski warga mengaku sudah sering menyampaikan komplain, hingga kini belum ada tindakan tegas yang memberikan perubahan berarti. Warga juga sempat melihat keberadaan kendaraan plat merah (dinas terkait) di lokasi, namun penumpukan limbah tetap terus terjadi.
Kini, warga RW 01 Kalibaru berharap adanya perhatian serius dari pihak kelurahan maupun Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menertibkan area tersebut demi kenyamanan dan kesehatan lingkungan mereka.
Saat berita ini dinaikkan belum ada pihak terkait dari pemangku wilayah yang berkomentar terkait buruknya lokasi penampungan sampah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....