Pemkot Jakbar Tekan Volume Sampah lewat Pemilahan dari Sumber
- 08 Apr 2026 18:23 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat terus mendorong pengurangan volume sampah yang dikitim ke TPST Bantar Gebang melalui penerapan sistem pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber, salah satunya di Rusun Tambora, Jakarta Barat.
Hal itu disampaikan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah saat menghadiri kegiatan pilah sampah di Rusun Tambora, Rabu, 8 April 2026.
“Jadi apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk upaya kami untuk memitigasi penumpukan sampah dan pengangkutan sampah atau volume sampah yang diangkut ke Bantar Gebang,” kata Iin.
Menurut Iin, selama ini sebagian besar sampah langsung diangkut ke tempat pembuangan akhir tanpa melalui proses pemilahan.
Karena itu, Iin menargetkan hingga 70 persen sampah dapat dipilah dan dikelola langsung di lingkungan warga, sehingga hanya sekitar 30 persen yang perlu dibuang ke TPST.
“Kalau kita sudah lakukan pengurangan sampah dari sumber, otomatis kalau kita berhasil 70 persen dipilah dan dikelola, berarti hanya 30 persen yang diangkut. Volume ini sangat jauh dibanding sebelumnya,” jelasnya.
Menurut Iin, sebelumnya justru sekitar 70 persen sampah yang dihasilkan warga langsung dikirim ke Bantar Gebang. Dengan skema baru ini, kata Iin, diharapkan dapat menekan volume sampah yang akan dikirim ke TPST.
“Ini tentunya menjadikan sebuah pengurangan sampah yang signifikan,” katanya.
Mantan Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta itu juga menekankan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Ia berharap, Pemkot Jakarta Barat tidak hanya mampu mengatasi persoalan sampah di tingkat lokal, tetapi juga berkontribusi mengurangi tekanan terhadap TPST Bantar Gebang
“Terakhir saya mengajak masyarakat, Ibu-ibu untuk menjadi penggerak, kader penggerak. Kalau ibu-ibu nya semangat menjadi penggerak pemilah, saya rasa warga lainnya juga akan ikut serta,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....