Sudin LH Jakbar Dorong Pembentukan Bank Sampah di Rusunawa Angke

  • 07 Apr 2026 19:58 WIB
  •  Jakarta

‎‎RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat mendorong pembentukan bank sampah di kawasan Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Barat, Achmad Hariadi, mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi persiapan kebersihan yang sempat terjadi di wilayah tersebut.

"Kita sedang mendorong agar dibuat bank sampah di dalam rusun, bukan di luar. Usulan ini sudah kita sampaikan kepada Bank Jakarta,” ujar Hariadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

‎Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah menemukan lokasi yang dinilai strategis dan kondusif untuk penempatan bank sampah, yakni di area basemen atau rubanah rusun.

‎“Di basemen itu ada ruang yang cukup baik untuk dijadikan bank sampah. Lokasinya terlindungi dari panas dan hujan, sehingga sampah yang disimpan tetap terjaga kualitasnya,” jelasnya.

‎Dengan penempatan tersebut, kata Hariadi, sampah yang dikumpulkan warga diharapkan masih memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

‎Selain itu, keberadaan bank sampah di basemen juga dinilai tidak akan mengganggu aktivitas penghuni, termasuk area bermain anak-anak maupun kegiatan warga lainnya.

‎“Area bawah rusun relatif tidak digunakan, jadi tidak mengganggu aktivitas warga. Ini bisa dimanfaatkan dengan kesepakatan bersama pengelola dan RT/RW setempat,” kata Hariadi.

Meski dinilai berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi warga dan pengurus lingkungan, Hariadi menekankan perlunya sosialisasi kepada pengelola rusun terkait aspek estetika dan tata kelola lingkungan.

“Bagi RT/RW mungkin menguntungkan, tapi dari sisi pengelola perlu dipastikan juga penataannya rapi dan estetik,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Hariadi menyebut keberadaan bank sampah ini juga berpotensi menjadi sarana promosi bagi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

‎“Nantinya bisa menjadi etalase promosi layanan publik, termasuk branding dari Bank Jakarta atau BUMD lainnya,” ucapnya.

‎Sebelumnya, Sudin LH Jakarta Barat telah mengangkut sekitar 35 ton sampah dari kawasan Rusunawa Angke setelah kondisi tumpukan sampah di lokasi tersebut sempat viral di media sosial.

‎Pengangkutan dilakukan menggunakan dua truk berkapasitas besar, satu truk kecil, serta dua unit truk compactor dalam dua tahap pengangkutan.

Hariadi menjelaskan, penumpukan sampah terjadi karena sebagian warga di sekitar lokasi tidak memiliki tempat penampungan sementara (TPS) sendiri, sehingga membuang sampah ke area blok rusun.

‎“Warga yang tidak punya TPS ikut membuang sampah ke sana, sehingga volumenya terus bertambah,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....