Jakarta Timur Usulkan 2.888 Program Pembangunan di Musrenbang

  • 07 Apr 2026 10:43 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur mengusulkan mencatatkan 2.888 usulan pembangunan dari masyarakat untuk Musrenbang Kota/Kabupaten DKI Jakarta. Sebanyak 433 usulan telah diakomodir dalam APBD Tahun Berjalan, 1.876 usulan akan dimasukkan dalam Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, dan sisanya belum dapat diakomodir.

Berdasarkan siaran pers yang diterima RRI Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026, Musrenbang atau Musyarawah Perencanaan Pembangunan itu berlangsung di Ruang Pola Sri Gunting, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, pada Kamis 2 April 2026.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menjelaskan wilayah yang ia pimpin merupakan kawasan strategis dengan berbagai potensi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokus utama perencanaan pembangunan di Jakarta Timur diantaranya peningkatan inrastrutkur lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi warga.

“Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain pelaksanaan bazar tingkat kota dan kecamatan, program Jumat Beli Lokal (JBL), rehabilitasi gedung sekolah, pelatihan berbagai bidang usaha seperti kuliner, minuman, kue, hingga tata rias, serta pelaksanaan job fair sebanyak dua kali dalam setahun dan penumbuhan wirausaha industri baru,” kata Munjirin, dikutip dari siaran pers.

Selain itu, terdapat sejumlah usulan prioritas dari tingkat kecamatan, khususnya di bidang pendidikan, yang mencakup pembangunan gedung sekolah baru untuk meningkatkan akses pendidikan di Jakarta Timur.

Beberapa diantaranya adalah pembangunan SMAN di Kelurahan Pondok Ranggon, Ujung Menteng, dan Pondok Kopi, SMK di Kelurahan Pulo Gebang dan Ujung Menteng, serta SMPN di Kelurahan Setu, Cawang, dan Rawa Terate.

Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur, Tulus Ludiyo Setiawan menjelaskan rangkaian Musrenbang akan dilanjutkan dengan sidang kelompok yang dimulai pada pekan depan untuk membahas usulan-usulan masyarakat lebih lanjut.

“Peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, seperti lingkungan hidup, pemerintahan, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat. Pembahasan akan dilakukan secara lebih rinci untuk menyusun prioritas pembangunan ke depan,” kata Tulus, dikutip dari siaran pers yang sama.

Musrenbang dibuka secara daring oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, dari Ruang Pola Benyamin Sueb, Graha Ali Sadikin, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan masyarakat dapat terakomodasi secara bertahap dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang tepat sasaran di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Timur. (Annisa Dwi Ramadhani - Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....