BPBD Jakarta Keluarkan Peringatan Banjir Rob Pesisir Jakarta
- 04 Apr 2026 19:31 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah di Jakarta Utara. Fenomena ini diperkirakan terjadi selama lima hari, mulai dari tanggal 5 hingga 9 April 2026.
Berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, potensi banjir rob ini dipicu oleh fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase Bulan Purnama. Kondisi ini menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut yang signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta.
Pihak BPBD menginformasikan bahwa puncak pasang maksimum diprediksi terjadi pada malam hingga dini hari, tepatnya pada pukul 23.00 hingga 02.00 WIB.
Setidaknya ada 12 wilayah di Jakarta Utara dan sekitarnya yang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, yaitu: Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, Kepulauan Seribu.
Menanggapi potensi tersebut, BPBD DKI Jakarta memberikan beberapa poin imbauan penting bagi warga:
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi kenaikan air laut yang tiba-tiba.
- Menghindari aktivitas di daerah pesisir** yang berisiko terdampak banjir rob, terutama pada jam-jam puncak pasang.
Memastikan sistem drainase di sekitar tempat tinggal berfungsi dengan baik guna mempercepat surutnya genangan air.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau peringatan dini gelombang pasang melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id/gelombanglautdan memantau informasi banjir secara real-time di pantaubanjir.jakarta.go.id.
Jika masyarakat menemukan atau mengalami kondisi darurat, segera laporkan melalui aplikasi JakI atau menghubungi pusat panggilan darurat Jakarta Siaga 112. Layanan ini tersedia gratis dan beroperasi selama 24 jam
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....