Pramono Prediksi Pendatang Baru di Jakarta Capai 12 Ribu Orang

  • 29 Mar 2026 20:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi jumlah pendatang baru yang masuk ke ibu kota usai arus balik Lebaran 2026 mencapai 10.000 hingga 12.000 orang. Angka tersebut berasal dari pemudik yang kembali ke Jakarta dengan membawa kerabat atau anggota keluarga untuk mencari pekerjaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan proyeksi tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring perkembangan arus balik. “Data yang ada sampai hari ini, kami memperkirakan akan ada kenaikan pemudik yang ikut saudaranya balik ke Jakarta, kurang lebih 10 sampai dengan 12 ribu,” ujar Pramono, di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menegaskan, pihaknya masih memantau berbagai indikator, termasuk tren pemesanan transportasi dan mobilitas masyarakat untuk memastikan angka tersebut. “Ini belum final, nanti kita lihat data yang ada,” katanya.

Pramono juga mengingatkan masyarakat yang berencana merantau ke Jakarta agar mempersiapkan diri secara matang. Menurut dia, kesiapan menjadi faktor penting untuk bertahan dan memperoleh pekerjaan di ibu kota.

“Jakarta tidak ada operasi yustisia, tetapi siapa pun yang ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta harus mempersiapkan diri,” katanya.

Sementara itu, data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 365 pendatang baru telah masuk pada periode 25 hingga 26 Maret 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 186 laki-laki dan 179 perempuan.

Pemerintah memperkirakan jumlah tersebut akan terus meningkat seiring puncak arus balik Lebaran yang belum sepenuhnya terjadi. Lonjakan pendatang baru ini menjadi fenomena tahunan yang perlu diantisipasi, terutama terkait penyediaan lapangan kerja, hunian, dan layanan publik di Jakarta.

Dengan meningkatnya arus urbanisasi pasca-Lebaran, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan kapasitas kota dalam menyediakan layanan dasar bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....