Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan pada Jenazah Pria di Kapuk
- 27 Mar 2026 20:46 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada jenazah pria yang ditemukan mengambang di kubangan air dekat rumah pemotongan hewan (RPH) di Jalan Peternakan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
“Visum sementara tidak ada unsur kekerasan,” kata Kasat Reskrim Polsek Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Maret 2026.
Meski demikian, proses autopsi masih terus dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Arfan mengungkapkan, pihak keluarga telah datang ke RSCM dan berhasil mengenali jasad korban. Namun, identitas korban belum dapat dipublikasikan hingga proses autopsi selesai.
“Identitasnya sudah mulai diketahui, keluarga juga sudah mengenali. Tapi kami masih menunggu hasil autopsi,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Hal tersebut terlihat dari kondisi tubuh yang sudah membengkak dan mengalami pembusukan cukup parah.
Saat proses evakuasi, kondisi jasad bahkan sulit dikenali karena pembengkakan pada bagian wajah hingga mata.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban meninggal bukan akibat tindak kekerasan.
“Masih kami dalami penyebabnya. Bisa saja karena sakit, karena dari hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan,” kata Arfan.
Diketahui, korban sebelumnya pernah bekerja di rumah pemotongan hewan yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan jasad. “Tapi, beliau sudah lama tidak lagi bekerja di tempat tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan mengambang di area pembuangan limbah rumah pemotongan hewan (RPH) di Jalan Peternakan Raya, pada Kamis, 26 Maret 2026.
Penemuan jenazah ini membuat geger warga sekitar dan membuat warga berkerumun di area rumah potong hewan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan mengenakan baju berwarna cokelat dan celana pendek.
Salah seorang warga, Heri, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.
“Ada warga yang lagi lewat, terus lihat ada orang di dalam kolam limbah, langsung lapor ke RT. Warga langsung ramai ke sini,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....